CPNS-Teknisi Penerbangan / Perhubungan Udara (Aerodinamika & regulasi ICAO)
1 / 20
Dalam pengawasan berbasis risiko dengan prioritas pada konsekuensi terberat, kondisi navigasi: kabut tebal dan lalu lintas padat. Penerapan safe speed yang paling tepat adalah … Jawaban harus menunjukkan tindakan yang paling dapat dipertanggungjawabkan.
Safe speed bergantung pada kondisi aktual, kemampuan kapal, visibilitas, lalu lintas, perairan, dan keterbatasan alat bantu.
2 / 20
Overlay RDTR Kabupaten Arunika menunjukkan bahaya longsor tinggi pada lereng curam. Respons paling tepat adalah …
Informasi bahaya harus diterjemahkan menjadi arahan fungsi, intensitas, standar bangunan, jalur evakuasi, dan perlindungan ruang.
3 / 20
Isyarat bunyi satu tiup panjang pada tikungan alur sempit berarti …
Sound signals memiliki arti spesifik dalam maneuvering dan warning. Interpretasi harus sesuai jumlah serta panjang tiupan.
4 / 20
Temuan pemeliharaan di Kota Andalas: rambu tertutup vegetasi. Tindakan paling tepat adalah …
Pemeliharaan berbasis risiko mengutamakan fungsi keselamatan, kinerja visual, lokasi konflik, dan bukti pengukuran.
5 / 20
Temuan pemeliharaan di Kota Cendekia: lampu jalan padam beruntun. Tindakan paling tepat adalah …
6 / 20
Tim Kota Kartika menemukan bahwa KUA-PPAS memuat program yang tidak dapat ditelusuri ke prioritas tahunan daerah dalam RKPD. Tindakan korektif yang paling tepat adalah …
Konsistensi perencanaan memerlukan keterlacakan tujuan, sasaran, program, indikator, dan target antardokumen. Perubahan nama tanpa perbaikan substansi tidak menyelesaikan masalah.
7 / 20
Pada pemeriksaan yang menggunakan sampel independen untuk menghindari bias, pada zona kerja terdapat penutupan lajur kanan. Pengaturan wajib yang paling kritis adalah … Jawaban yang tepat harus tetap konsisten dengan hierarki aturan dan dokumen.
Temporary traffic management harus jelas sejak area peringatan sampai terminasi dan melindungi pekerja serta semua pengguna.
8 / 20
Dokumen kendaraan dan pengemudi diperiksa untuk …
Administrasi melengkapi pemeriksaan teknis dan operasional.
9 / 20
Tim Kota Cendekia menemukan bahwa RPJMD memuat program yang tidak dapat ditelusuri ke arah pembangunan jangka panjang daerah dalam RPJPD. Tindakan korektif yang paling tepat adalah …
10 / 20
Pada lokasi yang memiliki karakteristik medan atau operasi tidak seragam, pada zona kerja terdapat alat berat keluar-masuk. Pengaturan wajib yang paling kritis adalah … Pertimbangkan hubungan antarvariabel, bukan satu indikator secara terpisah.
11 / 20
Dalam rapat pengambilan keputusan dengan potensi konflik kepentingan, isyarat bunyi satu tiup panjang pada tikungan alur sempit berarti … Jawaban yang tepat harus tetap konsisten dengan hierarki aturan dan dokumen.
12 / 20
Usulan fasilitas kesehatan di pusat pelayanan diajukan di Kabupaten Lestari. Langkah penataan ruang paling tepat adalah …
Kesesuaian kegiatan harus diuji terhadap fungsi zona, ketentuan kegiatan, intensitas, persyaratan teknis, dan dampak.
13 / 20
Dalam penyaringan program Kota Cendekia, usulan ‘digitalisasi perizinan’ memiliki skor manfaat 75, biaya relatif 18, dan keselarasan sasaran 7/10. Dengan pagu terbatas, pertimbangan paling tepat adalah …
Keputusan alokasi tidak cukup memakai satu ukuran. Analisis manfaat-biaya perlu dibaca bersama keselarasan strategis, urgensi, pemerataan, risiko, dan kewajiban layanan dasar.
14 / 20
Kota Cendekia memiliki luas 1150 ha dengan RTH publik 162 ha. Agar mencapai minimal 20% RTH publik, kebutuhan tambahan paling sedikit adalah …
RTH publik minimal = 20%×1150=230.0 ha. Tambahan = 230.0−162=68.0 ha.
15 / 20
Evaluasi SPM di Kabupaten Arunika menemukan waktu tunggu sangat tidak pasti. Perbaikan prioritas adalah …
SPM diterjemahkan menjadi indikator operasional dan tindakan perbaikan yang langsung menjawab aspek layanan yang gagal.
16 / 20
Ketika data kemiskinan antarperangkat daerah berbeda, langkah awal paling tepat adalah …
Perbedaan data harus ditelusuri dari metadata, definisi operasional, periode, cakupan, dan metode agar keputusan tidak bias.
17 / 20
Sebuah usulan di Kota Samudraya dinilai dengan bobot urgensi 40%, dampak 40%, dan kelayakan 20%. Skornya masing-masing 4, 4, dan 5 pada skala 1–5. Nilai prioritas tertimbang usulan tersebut adalah …
Skor tertimbang = 0,4×4 + 0,4×4 + 0,2×5 = 4.2. Bobot harus diterapkan sesuai kriteria.
18 / 20
Pada lokasi yang memiliki karakteristik medan atau operasi tidak seragam, ramp check menjelang keberangkatan menemukan lampu utama dan lampu rem gagal. Keputusan paling tepat adalah … Gunakan prinsip yang dapat diterapkan secara konsisten pada kasus sejenis.
Deficiency keselamatan kritis tidak dapat dikompensasi oleh jadwal atau permintaan. Kendaraan harus laik sebelum beroperasi.
19 / 20
Prinsip utama manajemen lalu lintas pada zona kerja adalah …
Zona kerja memerlukan urutan area peringatan, transisi, buffer, aktivitas, dan terminasi.
20 / 20
Perencanaan jaringan trayek sebaiknya mempertimbangkan …
Jaringan harus menjawab kebutuhan mobilitas dan terintegrasi dengan tata guna lahan serta moda lain.
Your score is
The average score is 0%
Restart quiz