CPNS-Surveyor Pemetaan (Sistem koordinat TM-3 & teknologi LiDAR)
1 / 20
Dalam kondisi cuaca atau lingkungan yang menurunkan visibilitas, data operasi menunjukkan bus awal selalu terlambat dari terminal. Kesimpulan paling tepat adalah … Pilih interpretasi yang tidak mencampuradukkan input, proses, dan hasil.
Reliabilitas dinilai dari ketepatan waktu, regularitas headway, variasi perjalanan, dan sumber delay.
2 / 20
Data kecelakaan di Kota Bahari menunjukkan tabrak belakang dominan di pendekat sinyal. Analisis lanjutan paling relevan adalah …
Pola tabrakan mengarahkan diagnosis faktor jalan, kendaraan, manusia, dan lingkungan sehingga treatment lebih tepat.
3 / 20
Ditemukan kegiatan menimbulkan beban lalu lintas tinggi di Kabupaten Tanjung Harapan. Instrumen pengendalian paling tepat adalah …
Pengendalian harus konsisten dengan jenis pelanggaran atau perilaku yang hendak didorong, serta tetap proporsional dan sesuai kewenangan.
4 / 20
Dalam pekerjaan pengoperasian dengan item tidak berfungsi, dasar tindakan paling tepat adalah …
Kelaikudaraan memerlukan kepatuhan pada regulasi, data yang disetujui, status konfigurasi, traceability, dan otorisasi.
5 / 20
Dalam kajian yang mengharuskan asumsi perhitungan dinyatakan secara eksplisit, dalam Musrenbang Kabupaten Sejahtera, usulan mengenai akses air minum desa terpencil didukung bukti bahwa cakupan layanan rendah dan risiko kesehatan tinggi. Pada saat yang sama ada usulan menambah ornamen kantor tanpa indikator manfaat. Keputusan yang paling sesuai pendekatan bottom-up yang berkualitas adalah … Pertimbangkan implikasi keselamatan dan keberlanjutan hasil.
Bottom-up tidak berarti menerima seluruh aspirasi. Usulan perlu diverifikasi, diprioritaskan berdasarkan masalah dan manfaat, lalu diselaraskan dengan kewenangan serta sasaran pembangunan.
6 / 20
Ketika tindakan korektif harus memiliki penanggung jawab dan batas waktu, pada kontrol mutu proyek pemetaan ditemukan polygon batas administrasi saling tumpang tindih. Tindakan paling tepat adalah … Pilih interpretasi yang tidak mencampuradukkan input, proses, dan hasil.
Kontrol mutu harus menargetkan sumber kesalahan dan menghasilkan bukti koreksi. Perubahan tampilan tidak memperbaiki geometri atau atribut.
7 / 20
Tim menerima data lintang-bujur derajat untuk analisis jarak lokal dalam meter. Langkah teknis paling tepat sebelum analisis adalah …
Integrasi geospasial memerlukan CRS, datum, unit, epoch, dan metode transformasi yang jelas. Penyesuaian visual tanpa parameter tidak dapat dipertanggungjawabkan.
8 / 20
Pada wilayah perbatasan administrasi yang membutuhkan konsistensi antardokumen, sebuah usulan di Kabupaten Tanjung Harapan dinilai dengan bobot urgensi 40%, dampak 40%, dan kelayakan 20%. Skornya masing-masing 3, 2, dan 2 pada skala 1–5. Nilai prioritas tertimbang usulan tersebut adalah … Jawaban harus dapat diuji ulang dengan data yang sama.
Skor tertimbang = 0,4×3 + 0,4×2 + 0,2×2 = 2.4. Bobot harus diterapkan sesuai kriteria.
9 / 20
Ketika satu kesalahan dapat menimbulkan dampak berantai pada sistem, dalam Musrenbang Kabupaten Nusaraya, usulan mengenai angka putus sekolah meningkat didukung bukti bahwa data menunjukkan konsentrasi pada keluarga miskin. Pada saat yang sama ada usulan menambah kendaraan dinas tanpa indikator manfaat. Keputusan yang paling sesuai pendekatan bottom-up yang berkualitas adalah … Pilih opsi yang paling tepat untuk mencegah kesalahan berulang.
10 / 20
Dalam skenario keterbatasan personel yang menuntut prioritisasi, temuan lapangan berupa merah pada ruang tertentu. Interpretasi teknis paling tepat adalah … Jawaban harus dapat diuji ulang dengan data yang sama.
Warna dan material marka menyampaikan fungsi serta memengaruhi keterlihatan. Evaluasi harus mengacu spesifikasi dan konteks pemasangan.
11 / 20
Untuk meningkatkan keselamatan pejalan kaki pada zona sekolah di Kabupaten Arunika, paket penanganan paling tepat adalah …
Keselamatan pengguna rentan memerlukan pendekatan paket: speed management, fasilitas kontinu, visibilitas, aksesibilitas, dan pengendalian konflik.
12 / 20
Target cakupan layanan Kota Mandala tahun berjalan adalah 66%, sedangkan realisasi 62%. Interpretasi yang paling tepat adalah …
Gap target dihitung dalam poin persentase: 66−62=4. Capaian terhadap target = 62/66×100% ≈ 93.9%.
13 / 20
Temuan pemeliharaan di Kabupaten Wanasari: delineator banyak hilang. Tindakan paling tepat adalah …
Pemeliharaan berbasis risiko mengutamakan fungsi keselamatan, kinerja visual, lokasi konflik, dan bukti pengukuran.
14 / 20
Target cakupan layanan Kabupaten Arunika tahun berjalan adalah 50%, sedangkan realisasi 45%. Interpretasi yang paling tepat adalah …
Gap target dihitung dalam poin persentase: 50−45=5. Capaian terhadap target = 45/50×100% ≈ 90.0%.
15 / 20
Produk atau proses paling tepat untuk memperoleh permukaan tanah untuk desain drainase adalah …
Pemilihan DSM, DTM, atau selisih keduanya bergantung pada apakah objek di atas tanah perlu dipertahankan atau dihilangkan.
16 / 20
Biaya tetap perjalanan Rp1,150,000, biaya variabel Rp4,200/km, dan jarak 270 km. Biaya operasi perjalanan adalah …
Biaya total = biaya tetap + biaya variabel×jarak = 1,150,000+4,200×270 = Rp2,284,000.
17 / 20
Situasi perawatan: dua teknisi sama-sama mengira pihak lain mengencangkan baut. Penilaian paling tepat adalah …
Human factors menilai interaksi manusia, tugas, lingkungan, organisasi, komunikasi, dan tekanan. Pengalaman tidak menghapus risiko sistemik.
18 / 20
Prinsip transit-oriented development menekankan …
TOD mengintegrasikan tata guna lahan dan transportasi untuk mengurangi ketergantungan kendaraan pribadi.
19 / 20
Ditemukan alih fungsi kawasan lindung di Kota Bumi Raya. Instrumen pengendalian paling tepat adalah …
20 / 20
Bus membawa rata-rata 43 penumpang dengan kapasitas 50. Load factor adalah …
Load factor = penumpang/kapasitas×100% = 43/50×100% = 86.0%.
Your score is
The average score is 0%
Restart quiz