CPNS-Pranata Urusan Logistik (Manajemen gudang FIFO & operasi pasar)
1 / 20
Seorang auditor APIP merancang pengendalian untuk memastikan penerapan pemantauan tindak lanjut. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Pemantauan tindak lanjut: tindak lanjut dinyatakan selesai bila tindakan perbaikan efektif atau risiko telah diterima secara sah. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah memverifikasi efektivitas tindakan melalui bukti implementasi dan pengujian hasil. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah bukti penerapan, hasil uji kontrol, dan tren kejadian setelah perbaikan. Tanpa penerapan yang memadai, status selesai semu sementara risiko tetap tinggi; karena itu tujuannya adalah memastikan manfaat pengawasan benar-benar terwujud.
2 / 20
Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip indikator program harus melampaui aktivitas menuju hasil, risiko paling langsung adalah …
Monitoring program: indikator program harus melampaui aktivitas menuju hasil. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mengukur output, adopsi, perubahan produktivitas, akses pasar, dan keberlanjutan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah data sebelum-sesudah, bukti adopsi, penjualan, dan produktivitas. Tanpa penerapan yang memadai, program tampak berhasil meski tidak menghasilkan dampak; karena itu tujuannya adalah menilai efektivitas kebijakan pembinaan.
3 / 20
Nilai skor risiko audit universe adalah 650 poin dan penugasan tahun berjalan mencakup 455 poin. Berapa cakupan berbobot risiko?
Cakupan berbobot risiko = 455/650 × 100% = 70,00%. Ukuran ini lebih informatif daripada sekadar jumlah unit yang diaudit.
4 / 20
Tujuan utama penerapan batas tanggung jawab auditor dan manajemen dalam konteks tersebut adalah …
Batas tanggung jawab auditor dan manajemen: manajemen tetap bertanggung jawab atas keputusan dan pengendalian, sedangkan auditor memberi keyakinan atau konsultansi. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menolak mengambil keputusan operasional, tetapi dapat memberi saran mengenai risiko dan pengendalian. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah dokumen keputusan yang ditandatangani pejabat berwenang dan pernyataan batas tanggung jawab. Tanpa penerapan yang memadai, independensi terganggu karena auditor mengaudit keputusan yang dibuatnya sendiri; karena itu tujuannya adalah menjaga pemisahan peran antara pemberi assurance dan pemilik proses.
5 / 20
Seorang analis keuangan APBN merancang pengendalian untuk memastikan penerapan pemisahan fungsi. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Pemisahan fungsi: segregation of duties mengurangi peluang kesalahan dan kecurangan tanpa deteksi. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah memisahkan fungsi otorisasi, penerimaan, pencatatan, dan pembayaran. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah matriks kewenangan, spesimen tanda tangan, dan log persetujuan. Tanpa penerapan yang memadai, transaksi fiktif dapat dibuat dan disembunyikan oleh satu orang; karena itu tujuannya adalah menciptakan checks and balances dalam pelaksanaan anggaran.
6 / 20
Keputusan untuk mengukur on time in full sebagai satu kesatuan terutama mencerminkan prinsip …
OTIF: OTIF menilai ketepatan waktu dan kelengkapan pemenuhan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mengukur on time in full sebagai satu kesatuan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah tanggal janji, tanggal terima, dan kuantitas pesanan versus diterima. Tanpa penerapan yang memadai, kinerja terlihat baik bila hanya waktu atau jumlah dinilai terpisah; karena itu tujuannya adalah mengukur layanan dari sudut pandang penerima.
7 / 20
Keputusan untuk membentuk tata kelola, aturan layanan, pembiayaan, dan pertanggungjawaban fasilitas bersama terutama mencerminkan prinsip …
Kelembagaan sentra: kelembagaan yang jelas diperlukan agar sumber daya kolektif dikelola berkelanjutan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah membentuk tata kelola, aturan layanan, pembiayaan, dan pertanggungjawaban fasilitas bersama. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah struktur pengelola, SOP, iuran, dan laporan pemanfaatan. Tanpa penerapan yang memadai, aset bersama terbengkalai atau dikuasai sebagian pihak; karena itu tujuannya adalah menjamin manfaat fasilitas dibagi secara adil dan berkelanjutan.
8 / 20
Seorang analis keuangan APBN merancang pengendalian untuk memastikan penerapan up dan pertanggungjawaban. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
UP dan pertanggungjawaban: UP adalah uang muka kerja yang harus dikelola terbatas, aman, dan dipertanggungjawabkan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menyesuaikan penggunaan UP dengan kebutuhan operasional dan segera mempertanggungjawabkan belanja. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah buku kas, bukti pengeluaran, rekonsiliasi bank, dan umur pertanggungjawaban. Tanpa penerapan yang memadai, kas menganggur, penyalahgunaan, dan keterlambatan penggantian; karena itu tujuannya adalah mendukung pembayaran kecil secara efisien tanpa mengurangi akuntabilitas.
9 / 20
Tujuan utama penerapan picking dalam konteks tersebut adalah …
Picking: picking harus menghasilkan barang yang tepat untuk permintaan yang tepat. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menggunakan verifikasi kode barang, lot, kuantitas, dan lokasi pada saat picking. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah pick list, barcode scan, dan pemeriksaan kedua untuk item kritis. Tanpa penerapan yang memadai, pengiriman salah dan retur meningkat; karena itu tujuannya adalah meningkatkan akurasi pemenuhan permintaan.
10 / 20
Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip permintaan berulang merupakan salah satu keadaan tertentu yang harus diterapkan secara terbatas dan terdokumentasi, risiko paling langsung adalah …
Repeat order: permintaan berulang merupakan salah satu keadaan tertentu yang harus diterapkan secara terbatas dan terdokumentasi. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah memastikan repeat order memenuhi syarat, relevansi harga, kinerja, dan kebutuhan yang masih sama. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah kontrak awal, kinerja penyedia, pembandingan harga, dan justifikasi kebutuhan. Tanpa penerapan yang memadai, harga lama diterima tanpa uji kewajaran atau kebutuhan telah berubah; karena itu tujuannya adalah memperoleh kesinambungan secara efisien tanpa mengorbankan value for money.
11 / 20
Seorang auditor APIP menghadapi kondisi berikut: auditor menerima dua dokumen yang bertentangan, yaitu rekap internal unit kerja dan konfirmasi tertulis dari bank. Tindakan paling tepat adalah …
Keandalan bukti eksternal: bukti yang berasal dari pihak independen dan diterima langsung auditor umumnya lebih andal. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mengutamakan konfirmasi bank sambil menyelidiki penyebab perbedaan dengan catatan internal. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah konfirmasi bank yang dikirim melalui saluran resmi langsung kepada tim audit. Tanpa penerapan yang memadai, salah saji dapat tidak terdeteksi karena auditor memilih sumber yang kurang independen; karena itu tujuannya adalah menilai saldo berdasarkan sumber yang paling dapat dipercaya.
12 / 20
Auditor APIP menguji 120 transaksi dan menemukan 9 penyimpangan. Berapa tingkat penyimpangan sampel?
Tingkat penyimpangan = 9/120 × 100% = 7,50%. Rasio ini perlu dianalisis bersama desain sampel dan sifat penyimpangan sebelum diproyeksikan.
13 / 20
Keputusan untuk membandingkan realisasi, perubahan harga, akses konsumen, dan kepatuhan saluran terutama mencerminkan prinsip …
Evaluasi distribusi: kinerja distribusi harus dinilai dari output dan outcome. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah membandingkan realisasi, perubahan harga, akses konsumen, dan kepatuhan saluran. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah volume, cakupan titik, harga sebelum-sesudah, dan hasil pengawasan. Tanpa penerapan yang memadai, program dianggap berhasil meskipun tidak memengaruhi pasar; karena itu tujuannya adalah mengetahui efektivitas intervensi dan memperbaiki desain.
14 / 20
Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip strategi pemaketan tidak boleh menghambat persaingan dan partisipasi usaha kecil secara tidak wajar, risiko paling langsung adalah …
UMK dan koperasi: strategi pemaketan tidak boleh menghambat persaingan dan partisipasi usaha kecil secara tidak wajar. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menyusun paket secara proporsional dan memberi peluang UMK atau koperasi sesuai ketentuan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah analisis pemaketan, kapasitas pasar, dan data pelaku usaha. Tanpa penerapan yang memadai, pasar terkonsentrasi dan akses usaha kecil tertutup; karena itu tujuannya adalah memperluas partisipasi serta pemerataan manfaat ekonomi.
15 / 20
Seorang auditor APIP menilai penerapan objektivitas dan konflik kepentingan pada kondisi berikut: seorang auditor ditugaskan memeriksa proyek yang dua tahun sebelumnya ia kelola sebagai pejabat teknis. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Objektivitas dan konflik kepentingan: auditor harus menghindari penugasan yang menimbulkan bias aktual maupun persepsi bias. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mengungkapkan konflik dan mengganti auditor atau menerapkan pengamanan yang memadai. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah deklarasi konflik kepentingan dan riwayat penugasan personel. Tanpa penerapan yang memadai, penilaian dipengaruhi kepentingan pribadi atau dianggap tidak netral; karena itu tujuannya adalah menjaga penilaian profesional tetap tidak memihak.
16 / 20
Seorang penyuluh perindustrian merancang pengendalian untuk memastikan penerapan bahan baku lokal. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Bahan baku lokal: penguatan rantai pasok lokal meningkatkan kontinuitas dan nilai tambah daerah. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah membangun perencanaan pasokan, kemitraan pemasok, dan standar mutu bahan baku. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah data musim, volume, mutu, harga, dan pemasok. Tanpa penerapan yang memadai, kapasitas tidak stabil serta harga berfluktuasi tajam; karena itu tujuannya adalah menjamin bahan baku tepat mutu, jumlah, waktu, dan harga.
17 / 20
Seorang penyuluh perindustrian menilai penerapan keakuratan data tkdn pada kondisi berikut: biaya bahan dibagi secara arbitrer agar persentase lokal meningkat. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Keakuratan data TKDN: penghitungan TKDN bergantung pada integritas data biaya dan asal komponen. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menggunakan data biaya yang dapat direkonsiliasi, konsisten, dan didukung dokumen sumber. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah ledger biaya, invoice, BOM, payroll, dan dasar alokasi overhead. Tanpa penerapan yang memadai, hasil penghitungan bias dan gagal verifikasi; karena itu tujuannya adalah menghasilkan nilai yang dapat ditelusuri serta dibandingkan.
18 / 20
Rencana penarikan dana sampai triwulan ini Rp15.000.000.000, sedangkan realisasi Rp16.500.000.000. Berapa deviasi realisasi terhadap rencana?
Deviasi = realisasi − rencana = Rp16.500.000.000 − Rp15.000.000.000 = Rp1.500.000.000 di atas rencana.
19 / 20
Tujuan utama penerapan pengendalian mutu dalam konteks tersebut adalah …
Pengendalian mutu: quality control lebih efektif bila mencegah dan mendeteksi cacat sedini mungkin. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menetapkan kontrol pada bahan masuk, titik proses kritis, dan produk akhir. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah hasil inspeksi bahan, parameter proses, dan tingkat cacat. Tanpa penerapan yang memadai, biaya rework dan penolakan pelanggan meningkat; karena itu tujuannya adalah menghasilkan produk sesuai spesifikasi dengan pemborosan rendah.
20 / 20
Seorang analis keuangan APBN menilai penerapan alokasi anggaran pada kondisi berikut: unit menyusun rencana pencairan berdasarkan angka usulan lama meskipun alokasi final telah berubah. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Alokasi anggaran: alokasi anggaran adalah batas final yang dituangkan lebih lanjut dalam dokumen pelaksanaan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menggunakan alokasi anggaran final sebagai dasar penyiapan DIPA dan rencana pelaksanaan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah dokumen alokasi anggaran dan rincian per program, kegiatan, serta keluaran. Tanpa penerapan yang memadai, DIPA dan rencana kas tidak konsisten dengan anggaran yang ditetapkan; karena itu tujuannya adalah menerjemahkan keputusan APBN menjadi batas pelaksanaan yang operasional.
Your score is
The average score is 0%
Restart quiz