CPNS-Pranata / Analis Keuangan APBN (Siklus anggaran & DIPA)
1 / 20
Tujuan utama penerapan kekayaan intelektual dalam konteks tersebut adalah …
Kekayaan intelektual: merek, desain, paten, atau hak cipta melindungi objek yang berbeda. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mengidentifikasi bentuk KI yang tepat dan mengajukan pelindungan sebelum ekspansi. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah hasil pencarian, bukti penggunaan, dan dokumen permohonan. Tanpa penerapan yang memadai, nilai inovasi hilang dan sengketa meningkat; karena itu tujuannya adalah mengamankan aset tidak berwujud serta diferensiasi.
2 / 20
Seorang pranata logistik merancang pengendalian untuk memastikan penerapan safety stock. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Safety stock: safety stock melindungi operasi dari ketidakpastian permintaan dan lead time. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menetapkan safety stock berdasarkan variabilitas dan tingkat layanan yang diinginkan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah riwayat deviasi permintaan, lead time, dan kejadian stockout. Tanpa penerapan yang memadai, layanan terganggu atau safety stock berlebihan; karena itu tujuannya adalah menyeimbangkan risiko stockout dan biaya simpan.
3 / 20
Nilai teknis peserta 82, nilai harga 70, dengan bobot teknis 60% dan harga 40%. Berapa nilai akhir?
Nilai akhir = 82×60% + 70×40% = 77,20,
4 / 20
Pemakaian rata-rata 90 unit per hari, lead time 5 hari, dan safety stock 180 unit. Berapa reorder point?
Reorder point = kebutuhan selama lead time + safety stock = 90×5+180 = 630 unit.
5 / 20
Keputusan untuk menata konten, layanan pelanggan, harga, logistik, serta analitik kanal terutama mencerminkan prinsip …
Pemasaran digital: digitalisasi pemasaran harus terintegrasi dengan kesiapan operasi. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menata konten, layanan pelanggan, harga, logistik, serta analitik kanal. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah conversion rate, waktu respons, retur, rating, dan biaya akuisisi. Tanpa penerapan yang memadai, promosi menaikkan pesanan tetapi layanan gagal memenuhi; karena itu tujuannya adalah memperluas pasar secara terukur dan berkelanjutan.
6 / 20
Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip pelaku pengadaan harus menghindari konflik kepentingan dan bertindak profesional, risiko paling langsung adalah …
Etika pengadaan dan konflik kepentingan: pelaku pengadaan harus menghindari konflik kepentingan dan bertindak profesional. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mengungkapkan konflik dan mengundurkan diri dari proses evaluasi. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah deklarasi konflik, data hubungan, dan keputusan penggantian anggota. Tanpa penerapan yang memadai, hasil pemilihan dianggap bias dan dapat disengketakan; karena itu tujuannya adalah menjaga keadilan serta kepercayaan pada proses.
7 / 20
Tujuan utama penerapan kemasan dalam konteks tersebut adalah …
Kemasan: kemasan memiliki fungsi perlindungan, informasi, logistik, dan pemasaran. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah merancang kemasan yang melindungi produk, memenuhi ketentuan, dan menarik pasar sasaran. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah uji ketahanan, umur simpan, kebutuhan label, dan riset konsumen. Tanpa penerapan yang memadai, kerusakan, retur, atau pelanggaran label meningkat; karena itu tujuannya adalah menjaga mutu sekaligus meningkatkan nilai jual.
8 / 20
Tujuan utama penerapan perubahan kontrak dalam konteks tersebut adalah …
Perubahan kontrak: perubahan kontrak harus sah, diperlukan, terdokumentasi, dan tidak menyamarkan pengadaan baru. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menganalisis dasar, dampak biaya, waktu, dan kewenangan sebelum menandatangani adendum. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah analisis teknis, negosiasi, ketersediaan anggaran, dan adendum. Tanpa penerapan yang memadai, lingkup membesar tanpa kompetisi atau anggaran; karena itu tujuannya adalah menyesuaikan kontrak terhadap kondisi sah sambil menjaga akuntabilitas.
9 / 20
Seorang pengelola PBJ menilai penerapan produk dalam negeri dan tkdn pada kondisi berikut: terdapat produk dalam negeri yang memenuhi kebutuhan tetapi evaluasi tidak memasukkan kebijakan penggunaan produk dalam negeri. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Produk dalam negeri dan TKDN: pengadaan pemerintah mendorong penggunaan produk dalam negeri sesuai ketentuan tanpa mengorbankan kesesuaian kebutuhan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menerapkan ketentuan produk dalam negeri dan memverifikasi dokumen TKDN atau deklarasi yang berlaku. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah sertifikat TKDN, data produk, dan spesifikasi. Tanpa penerapan yang memadai, produk lokal diabaikan atau klaim TKDN diterima tanpa verifikasi; karena itu tujuannya adalah mengoptimalkan manfaat belanja pemerintah bagi industri nasional.
10 / 20
Saldo sistem 20.000 unit dan hasil hitung fisik 19.800 unit. Dengan pendekatan akurasi = jumlah yang cocok dibanding jumlah yang lebih besar. berapa akurasinya?
Akurasi = 19.800/20.000 × 100% = 99.00%.
11 / 20
Pemakaian rata-rata 40 unit per hari, lead time 10 hari, dan safety stock 100 unit. Berapa reorder point?
Reorder point = kebutuhan selama lead time + safety stock = 40×10+100 = 500 unit.
12 / 20
Seorang analis keuangan APBN menghadapi kondisi berikut: sebuah kementerian mengusulkan kegiatan baru setelah pagu ditetapkan tanpa mengaitkannya dengan prioritas dan keluaran. Tindakan paling tepat adalah …
Siklus APBN: APBN merupakan proses siklik yang menghubungkan kebijakan, alokasi sumber daya, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menilai usulan melalui tahapan perencanaan, penganggaran, penetapan, pelaksanaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban yang saling terhubung. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah dokumen perencanaan, RKA-K/L, DIPA, laporan realisasi, dan laporan kinerja. Tanpa penerapan yang memadai, kegiatan tidak selaras dengan prioritas dan sulit dipertanggungjawabkan; karena itu tujuannya adalah menjamin setiap rupiah mendukung tujuan pemerintah dan dapat dievaluasi.
13 / 20
Seorang penyuluh perindustrian menghadapi kondisi berikut: IKM mengajukan kredit tanpa pencatatan arus kas dan rencana penggunaan dana. Tindakan paling tepat adalah …
Akses pembiayaan: pembiayaan harus disesuaikan dengan kemampuan bayar dan tujuan produktif. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah membantu penyusunan pembukuan, proyeksi kas, kebutuhan modal, dan mitigasi risiko. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah laporan penjualan, biaya, arus kas, dan rencana investasi. Tanpa penerapan yang memadai, utang membebani usaha atau dana tidak meningkatkan kapasitas; karena itu tujuannya adalah memperoleh modal yang mendukung pertumbuhan sehat.
14 / 20
Seorang analis keuangan APBN menghadapi kondisi berikut: PPK menandatangani kontrak lebih besar daripada sisa pagu karena mengandalkan revisi yang belum disetujui. Tindakan paling tepat adalah …
Ketersediaan anggaran: komitmen hanya boleh dibuat dalam batas anggaran yang sah dan tersedia. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah memastikan pagu tersedia dan revisi efektif sebelum menimbulkan komitmen. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah DIPA terakhir, kartu pengawasan kontrak, dan sisa pagu. Tanpa penerapan yang memadai, terjadi komitmen tanpa pendanaan dan potensi tunggakan; karena itu tujuannya adalah menjaga disiplin fiskal serta kepastian pembayaran.
15 / 20
Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip cut-off memastikan transaksi dicatat pada periode yang tepat, risiko paling langsung adalah …
Cut-off akhir tahun: cut-off memastikan transaksi dicatat pada periode yang tepat. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mengakui transaksi sesuai kapan hak dan kewajiban timbul serta menerapkan mekanisme akhir tahun yang berlaku. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah BAST bertanggal, bukti pengiriman, dan dokumen kewajiban akhir tahun. Tanpa penerapan yang memadai, realisasi dan kewajiban antarperiode salah saji; karena itu tujuannya adalah menyajikan kinerja dan posisi keuangan secara wajar.
16 / 20
Keputusan untuk memperluas analisis hubungan pihak, pola penawaran, dan aliran dana tanpa langsung menyimpulkan kecurangan terutama mencerminkan prinsip …
Indikator kecurangan: red flag merupakan pemicu prosedur tambahan, bukan bukti final terjadinya kecurangan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah memperluas analisis hubungan pihak, pola penawaran, dan aliran dana tanpa langsung menyimpulkan kecurangan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah data beneficial owner, metadata penawaran, hubungan rekening, dan komunikasi pengadaan. Tanpa penerapan yang memadai, auditor menuduh tanpa bukti atau justru mengabaikan pola kolusif; karena itu tujuannya adalah mendeteksi indikasi yang memerlukan investigasi lebih mendalam.
17 / 20
Seorang pranata logistik menilai penerapan safety stock pada kondisi berikut: permintaan dan lead time berfluktuasi sehingga stok sering habis sebelum pasokan tiba. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
18 / 20
Tujuan utama penerapan inisiatif baru dalam konteks tersebut adalah …
Inisiatif baru: kebijakan baru atau perluasan signifikan harus dinilai terpisah dari angka dasar. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mengajukan sebagai inisiatif baru dengan penjelasan tujuan, biaya, manfaat, dan kesiapan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah proposal kebijakan, analisis manfaat-biaya, dan kesiapan regulasi. Tanpa penerapan yang memadai, prioritas baru tidak transparan serta mendesak belanja wajib; karena itu tujuannya adalah menilai kelayakan dan prioritas kebutuhan tambahan.
19 / 20
Seorang pengelola PBJ menilai penerapan indikasi kolusi pada kondisi berikut: tiga peserta mengunggah dokumen dengan format, kesalahan ketik, dan alamat IP yang sama. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Indikasi kolusi: pola koordinasi antarpeserta merupakan red flag yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mengamankan bukti digital, memperluas analisis afiliasi, dan melaporkan sesuai mekanisme. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah metadata file, IP, beneficial ownership, dan pola harga. Tanpa penerapan yang memadai, persaingan semu tidak terdeteksi atau peserta langsung dituduh tanpa proses; karena itu tujuannya adalah melindungi kompetisi dari persekongkolan.
20 / 20
Seorang pengelola PBJ menilai penerapan prakualifikasi pada kondisi berikut: proyek konstruksi kompleks membutuhkan penyaringan kemampuan sebelum peserta menyusun penawaran rinci. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Prakualifikasi: prakualifikasi digunakan untuk tender kompleks atau seleksi konsultan badan usaha. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah melakukan prakualifikasi sebelum pemasukan penawaran. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah dokumen kualifikasi, daftar peserta lulus, dan berita acara. Tanpa penerapan yang memadai, biaya penawaran tinggi dikeluarkan oleh penyedia yang sebenarnya tidak memenuhi syarat; karena itu tujuannya adalah menyaring pelaku usaha yang layak sebelum tahap penawaran.
Your score is
The average score is 0%
Restart quiz