CPNS-Pranata / Analis Keuangan APBN (Siklus anggaran & DIPA)
1 / 20
Keputusan untuk menggunakan tender cepat dengan kompetisi harga melalui sistem elektronik terutama mencerminkan prinsip …
Tender cepat: tender cepat cocok untuk kebutuhan rinci ketika pelaku usaha telah terkualifikasi. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menggunakan tender cepat dengan kompetisi harga melalui sistem elektronik. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah data kualifikasi sistem, spesifikasi final, dan penawaran elektronik. Tanpa penerapan yang memadai, proses dipercepat walau kebutuhan belum jelas atau penyedia belum terkualifikasi; karena itu tujuannya adalah mempercepat pemilihan tanpa menghilangkan kompetisi.
2 / 20
Seorang penyuluh perindustrian menilai penerapan produksi bersih pada kondisi berikut: limbah bahan baku tinggi dan biaya pengolahan meningkat. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Produksi bersih: cleaner production mengutamakan pencegahan pencemaran dan efisiensi sumber daya. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mencegah limbah pada sumber melalui efisiensi bahan, substitusi, dan pemanfaatan kembali. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah neraca massa, konsumsi energi, volume limbah, dan biaya. Tanpa penerapan yang memadai, biaya lingkungan dan risiko kepatuhan meningkat; karena itu tujuannya adalah mengurangi dampak sekaligus biaya produksi.
3 / 20
Tujuan utama penerapan analisis deviasi dalam konteks tersebut adalah …
Analisis deviasi: deviasi harus dijelaskan berdasarkan data agar keputusan perbaikan tepat sasaran. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menganalisis penyebab, dampak, dan tindakan korektif yang realistis. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah rencana versus realisasi, status kontrak, kendala, dan proyeksi terbaru. Tanpa penerapan yang memadai, masalah struktural ditunda hingga akhir tahun; karena itu tujuannya adalah memulihkan pelaksanaan sebelum target tidak dapat dicapai.
4 / 20
Seorang pranata logistik menilai penerapan overstock pada kondisi berikut: gudang memiliki persediaan untuk tiga tahun akibat proyeksi permintaan yang terlalu optimistis. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Overstock: overstock mengikat modal, ruang, dan meningkatkan risiko usang. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menghentikan pemesanan, memvalidasi permintaan, dan menyusun rencana redistribusi atau pemanfaatan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah umur stok, days of inventory, dan proyeksi konsumsi. Tanpa penerapan yang memadai, biaya simpan dan penurunan nilai meningkat; karena itu tujuannya adalah mengembalikan tingkat persediaan ke kebutuhan wajar.
5 / 20
Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip auditor harus menghindari penugasan yang menimbulkan bias aktual maupun persepsi bias, risiko paling langsung adalah …
Objektivitas dan konflik kepentingan: auditor harus menghindari penugasan yang menimbulkan bias aktual maupun persepsi bias. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mengungkapkan konflik dan mengganti auditor atau menerapkan pengamanan yang memadai. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah deklarasi konflik kepentingan dan riwayat penugasan personel. Tanpa penerapan yang memadai, penilaian dipengaruhi kepentingan pribadi atau dianggap tidak netral; karena itu tujuannya adalah menjaga penilaian profesional tetap tidak memihak.
6 / 20
Keputusan untuk menetapkan kontrol pada bahan masuk, titik proses kritis, dan produk akhir terutama mencerminkan prinsip …
Pengendalian mutu: quality control lebih efektif bila mencegah dan mendeteksi cacat sedini mungkin. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menetapkan kontrol pada bahan masuk, titik proses kritis, dan produk akhir. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah hasil inspeksi bahan, parameter proses, dan tingkat cacat. Tanpa penerapan yang memadai, biaya rework dan penolakan pelanggan meningkat; karena itu tujuannya adalah menghasilkan produk sesuai spesifikasi dengan pemborosan rendah.
7 / 20
Keputusan untuk memisahkan berdasarkan kelas bahaya dan menyediakan pengendalian tumpahan terutama mencerminkan prinsip …
Pemisahan bahan berbahaya: penyimpanan harus mempertimbangkan kompatibilitas dan risiko keselamatan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah memisahkan berdasarkan kelas bahaya dan menyediakan pengendalian tumpahan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah SDS, peta penyimpanan, inspeksi, dan label bahaya. Tanpa penerapan yang memadai, reaksi kimia, kebakaran, atau paparan personel; karena itu tujuannya adalah melindungi manusia, barang, dan lingkungan.
8 / 20
Seorang pranata logistik menilai penerapan packing pada kondisi berikut: barang rapuh dikirim dengan kemasan standar tanpa pelindung. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Packing: packing melindungi mutu serta memudahkan identifikasi selama transportasi. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menetapkan kemasan berdasarkan karakteristik barang dan risiko distribusi. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah standar kemasan, hasil uji, label, dan catatan kerusakan. Tanpa penerapan yang memadai, barang rusak walaupun picking benar; karena itu tujuannya adalah menjaga kondisi barang sampai diterima pengguna.
9 / 20
Seorang pengelola PBJ merancang pengendalian untuk memastikan penerapan umk dan koperasi. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
UMK dan koperasi: strategi pemaketan tidak boleh menghambat persaingan dan partisipasi usaha kecil secara tidak wajar. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menyusun paket secara proporsional dan memberi peluang UMK atau koperasi sesuai ketentuan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah analisis pemaketan, kapasitas pasar, dan data pelaku usaha. Tanpa penerapan yang memadai, pasar terkonsentrasi dan akses usaha kecil tertutup; karena itu tujuannya adalah memperluas partisipasi serta pemerataan manfaat ekonomi.
10 / 20
Tujuan utama penerapan unsur temuan audit dalam konteks tersebut adalah …
Unsur temuan audit: temuan yang lengkap harus menunjukkan kesenjangan terhadap kriteria dan mengapa perbaikan diperlukan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menyusun temuan dengan kondisi, kriteria, sebab, akibat, dan rekomendasi yang saling terkait. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah dokumen kondisi aktual, dasar hukum, analisis sebab, dan perhitungan dampak. Tanpa penerapan yang memadai, rekomendasi menjadi umum dan sulit ditindaklanjuti; karena itu tujuannya adalah menghasilkan komunikasi yang jelas, adil, dan persuasif.
11 / 20
Seorang pengelola PBJ menghadapi kondisi berikut: pemilihan kendaraan hanya membandingkan harga beli tanpa emisi, konsumsi energi, dan biaya pengoperasian. Tindakan paling tepat adalah …
Pengadaan berkelanjutan: pengadaan berkelanjutan mempertimbangkan dampak sepanjang siklus hidup. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah memasukkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan yang relevan serta terukur. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah data energi, emisi, pemeliharaan, dan standar lingkungan. Tanpa penerapan yang memadai, biaya eksternal dan dampak lingkungan diabaikan; karena itu tujuannya adalah mencapai value for money jangka panjang yang bertanggung jawab.
12 / 20
Keputusan untuk mengungkapkan konflik dan mengundurkan diri dari proses evaluasi terutama mencerminkan prinsip …
Etika pengadaan dan konflik kepentingan: pelaku pengadaan harus menghindari konflik kepentingan dan bertindak profesional. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mengungkapkan konflik dan mengundurkan diri dari proses evaluasi. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah deklarasi konflik, data hubungan, dan keputusan penggantian anggota. Tanpa penerapan yang memadai, hasil pemilihan dianggap bias dan dapat disengketakan; karena itu tujuannya adalah menjaga keadilan serta kepercayaan pada proses.
13 / 20
Seorang pranata logistik merancang pengendalian untuk memastikan penerapan penerimaan barang. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Penerimaan barang: penerimaan harus memverifikasi jumlah, mutu, identitas, dan kondisi sebelum stok diakui tersedia. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menahan penerimaan final, mencatat ketidaksesuaian, dan melakukan pemeriksaan bersama. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah PO, surat jalan, hasil inspeksi, foto, dan berita acara. Tanpa penerapan yang memadai, barang cacat masuk stok baik atau tagihan dibayar penuh; karena itu tujuannya adalah memastikan hanya barang sesuai yang diterima.
14 / 20
Tujuan utama penerapan put-away dalam konteks tersebut adalah …
Put-away: put-away menghubungkan penerimaan dengan penyimpanan yang tertata dan dapat ditemukan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menempatkan barang ke lokasi yang ditetapkan dan memperbarui lokasi secara real time. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah scan lokasi, label rak, dan konfirmasi sistem. Tanpa penerapan yang memadai, barang hilang secara administratif atau menghalangi jalur; karena itu tujuannya adalah mengoptimalkan ruang dan keterlacakan.
15 / 20
Rencana penarikan dana sampai triwulan ini Rp8.500.000.000, sedangkan realisasi Rp10.200.000.000. Berapa deviasi realisasi terhadap rencana?
Deviasi = realisasi − rencana = Rp10.200.000.000 − Rp8.500.000.000 = Rp1.700.000.000 di atas rencana.
16 / 20
Seorang penyuluh perindustrian menilai penerapan kelembagaan sentra pada kondisi berikut: anggota sentra berjalan sendiri-sendiri dan fasilitas bersama tidak memiliki pengelola. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Kelembagaan sentra: kelembagaan yang jelas diperlukan agar sumber daya kolektif dikelola berkelanjutan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah membentuk tata kelola, aturan layanan, pembiayaan, dan pertanggungjawaban fasilitas bersama. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah struktur pengelola, SOP, iuran, dan laporan pemanfaatan. Tanpa penerapan yang memadai, aset bersama terbengkalai atau dikuasai sebagian pihak; karena itu tujuannya adalah menjamin manfaat fasilitas dibagi secara adil dan berkelanjutan.
17 / 20
Seorang penyuluh perindustrian merancang pengendalian untuk memastikan penerapan akses pembiayaan. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Akses pembiayaan: pembiayaan harus disesuaikan dengan kemampuan bayar dan tujuan produktif. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah membantu penyusunan pembukuan, proyeksi kas, kebutuhan modal, dan mitigasi risiko. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah laporan penjualan, biaya, arus kas, dan rencana investasi. Tanpa penerapan yang memadai, utang membebani usaha atau dana tidak meningkatkan kapasitas; karena itu tujuannya adalah memperoleh modal yang mendukung pertumbuhan sehat.
18 / 20
Tujuan utama penerapan sistem nilai dalam konteks tersebut adalah …
Sistem nilai: sistem nilai memperhitungkan kualitas teknis dan harga secara terukur. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menggunakan sistem nilai dengan bobot teknis dan harga yang diumumkan sejak awal. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah matriks penilaian, bukti uji teknis, dan perhitungan skor. Tanpa penerapan yang memadai, pemenang dipilih berdasarkan penilaian subjektif yang tidak diumumkan; karena itu tujuannya adalah memilih kombinasi kualitas dan biaya yang paling bernilai.
19 / 20
Tujuan utama penerapan overstock dalam konteks tersebut adalah …
20 / 20
Seorang pranata logistik merancang pengendalian untuk memastikan penerapan shrinkage. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Shrinkage: shrinkage mencakup kehilangan akibat pencurian, kerusakan, atau kesalahan pencatatan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menyelidiki selisih, memperkuat kontrol akses, dan merekonsiliasi transaksi. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah hasil hitung fisik, CCTV, log akses, dan dokumen mutasi. Tanpa penerapan yang memadai, kehilangan berulang tidak diketahui penyebabnya; karena itu tujuannya adalah menekan kehilangan persediaan.
Your score is
The average score is 0%
Restart quiz