CPNS-Penyuluh Perindustrian (Sentra IKM & program TKDN)
1 / 20
Permintaan tahunan 15.000 unit. biaya pesan Rp180.000 per pesanan. dan biaya simpan Rp4.500 per unit per tahun. Berapa EOQ mendekati bilangan bulat terdekat?
EOQ = √(2DS/H) = √(2×15.000×180000/4500) ≈ 1095 unit.
2 / 20
Keputusan untuk melakukan pascakualifikasi bersamaan dengan evaluasi penawaran menggunakan sistem gugur terutama mencerminkan prinsip …
Pascakualifikasi: pascakualifikasi sesuai untuk tender tidak kompleks dan beberapa metode tertentu. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah melakukan pascakualifikasi bersamaan dengan evaluasi penawaran menggunakan sistem gugur. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah dokumen penawaran, data kualifikasi, dan bukti pembuktian. Tanpa penerapan yang memadai, penyedia tidak mampu ditetapkan karena kualifikasi tidak diuji; karena itu tujuannya adalah memastikan calon pemenang memenuhi kompetensi dan kemampuan usaha.
3 / 20
Seorang pranata logistik menilai penerapan kartu stok pada kondisi berikut: jumlah fisik berubah karena penerimaan dan pengeluaran, tetapi catatan hanya diperbarui pada akhir bulan. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Kartu stok: kartu stok menyediakan catatan kuantitas per barang dan lokasi secara berkelanjutan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mencatat setiap mutasi segera dengan referensi dokumen. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah dokumen penerimaan, permintaan, dan saldo setelah transaksi. Tanpa penerapan yang memadai, saldo sistem tidak dapat diandalkan untuk keputusan; karena itu tujuannya adalah mengetahui posisi stok dan jejak mutasi setiap saat.
4 / 20
Nilai teknis peserta 82, nilai harga 70, dengan bobot teknis 60% dan harga 40%. Berapa nilai akhir?
Nilai akhir = 82×60% + 70×40% = 77,20,
5 / 20
Seorang analis keuangan APBN menilai penerapan rekonsiliasi data pada kondisi berikut: data realisasi pada aplikasi satuan kerja berbeda dengan data KPPN dan buku besar. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Rekonsiliasi data: rekonsiliasi memastikan konsistensi dan kelengkapan data antar-sistem. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menelusuri selisih, memperbaiki sumber kesalahan, dan menyelesaikan rekonsiliasi sebelum pelaporan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah berita acara rekonsiliasi, daftar selisih, dan bukti koreksi. Tanpa penerapan yang memadai, laporan menggunakan angka yang tidak konsisten; karena itu tujuannya adalah meningkatkan keandalan laporan anggaran dan keuangan.
6 / 20
Seorang analis keuangan APBN menilai penerapan efisiensi belanja pada kondisi berikut: anggaran diblokir untuk efisiensi tetapi unit tetap membuat kontrak atas dana yang belum tersedia. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Efisiensi belanja: dana yang diblokir atau dibatasi belum dapat digunakan sampai terdapat otorisasi yang sah. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menyesuaikan rencana kerja dan komitmen dengan pagu yang dapat digunakan setelah kebijakan efisiensi. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah DIPA dengan catatan blokir, kebijakan efisiensi, dan persetujuan pembukaan. Tanpa penerapan yang memadai, komitmen melampaui dana yang dapat dibelanjakan; karena itu tujuannya adalah menjaga penghematan fiskal tanpa menimbulkan kewajiban baru.
7 / 20
Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip materialitas tidak hanya ditentukan besaran rupiah tetapi juga sifat dan konteks penyimpangan, risiko paling langsung adalah …
Materialitas: materialitas tidak hanya ditentukan besaran rupiah tetapi juga sifat dan konteks penyimpangan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menilai materialitas secara kuantitatif dan kualitatif sebelum menentukan dampak terhadap simpulan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah nilai transaksi, ketentuan yang dilanggar, pelaku, dan dampak tata kelola. Tanpa penerapan yang memadai, pelanggaran penting diabaikan hanya karena nilainya kecil; karena itu tujuannya adalah memusatkan perhatian pada hal yang dapat memengaruhi keputusan pengguna.
8 / 20
Seorang pengelola PBJ menghadapi kondisi berikut: HPS disusun hanya dengan menyalin nilai kontrak tahun lalu meskipun spesifikasi dan kondisi pasar berubah. Tindakan paling tepat adalah …
HPS: HPS merupakan perkiraan harga yang disusun secara keahlian untuk menilai kewajaran penawaran. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah memperbarui analisis harga dengan data yang dapat dipertanggungjawabkan dan kondisi terkini. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah survei pasar, kontrak sejenis, indeks harga, dan struktur biaya. Tanpa penerapan yang memadai, harga terlalu tinggi atau terlalu rendah sehingga pemilihan tidak optimal; karena itu tujuannya adalah menjadi alat menilai kewajaran, bukan batas keuntungan penyedia.
9 / 20
Seorang auditor APIP menilai penerapan rekomendasi yang dapat dilaksanakan pada kondisi berikut: temuan menunjukkan kontrol akses lemah, tetapi rekomendasi hanya berbunyi agar pengelolaan diperbaiki. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Rekomendasi yang dapat dilaksanakan: rekomendasi harus praktis, proporsional terhadap risiko, dan tetap memberi ruang bagi manajemen memilih cara pelaksanaan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah merumuskan tindakan spesifik, penanggung jawab, prioritas, dan hasil yang diharapkan tanpa mengambil alih fungsi manajemen. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah rencana aksi, pemilik tindakan, target waktu, dan indikator hasil. Tanpa penerapan yang memadai, tindak lanjut formal dilakukan tetapi risiko tidak menurun; karena itu tujuannya adalah mengubah temuan menjadi perbaikan yang terukur.
10 / 20
Seorang analis keuangan APBN menghadapi kondisi berikut: satuan kerja mulai membayar kegiatan karena APBN telah disahkan, tetapi DIPA belum efektif. Tindakan paling tepat adalah …
DIPA: DIPA adalah dokumen pelaksanaan anggaran yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan dan pencairan dana. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menunggu DIPA yang sah dan memastikan rincian serta kewenangan pelaksanaan telah tersedia. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah DIPA yang disahkan, petikan DIPA, dan data kewenangan KPA. Tanpa penerapan yang memadai, belanja dilakukan tanpa dasar pelaksanaan yang memadai; karena itu tujuannya adalah memberikan otorisasi, batas, dan rincian pelaksanaan anggaran.
11 / 20
Seorang analis keuangan APBN menghadapi kondisi berikut: program berulang terus memperoleh anggaran meskipun indikator manfaat tidak membaik selama tiga tahun. Tindakan paling tepat adalah …
Evaluasi kinerja: informasi kinerja harus memengaruhi keputusan anggaran berikutnya. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menggunakan hasil evaluasi sebagai dasar melanjutkan, memperbaiki, mengurangi, atau menghentikan pendanaan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah tren outcome, evaluasi independen, dan analisis biaya per manfaat. Tanpa penerapan yang memadai, anggaran mempertahankan program tidak efektif karena inertia; karena itu tujuannya adalah mengalokasikan sumber daya ke intervensi yang paling memberi hasil.
12 / 20
Seorang auditor APIP merancang pengendalian untuk memastikan penerapan kerahasiaan. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Kerahasiaan: informasi penugasan harus dilindungi dan digunakan hanya untuk tujuan yang sah. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menolak permintaan dan hanya membagikan informasi melalui kewenangan serta kanal resmi. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah daftar hak akses, klasifikasi dokumen, dan catatan distribusi. Tanpa penerapan yang memadai, data pribadi bocor dan proses pengawasan terganggu; karena itu tujuannya adalah melindungi kepentingan negara, organisasi, dan pihak yang diperiksa.
13 / 20
Seorang pengelola PBJ menghadapi kondisi berikut: barang tiba tepat waktu tetapi belum diuji fungsi dan jumlahnya. Tindakan paling tepat adalah …
Serah terima hasil: serah terima menegaskan bahwa hasil telah memenuhi kontrak. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah melakukan pemeriksaan kesesuaian sebelum menandatangani BAST dan memproses pembayaran. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah laporan uji, daftar kuantitas, spesifikasi, dan BAST. Tanpa penerapan yang memadai, barang tidak sesuai dianggap diterima secara sah; karena itu tujuannya adalah memastikan pemerintah memperoleh hasil yang diperjanjikan.
14 / 20
Tujuan utama penerapan kekayaan intelektual dalam konteks tersebut adalah …
Kekayaan intelektual: merek, desain, paten, atau hak cipta melindungi objek yang berbeda. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mengidentifikasi bentuk KI yang tepat dan mengajukan pelindungan sebelum ekspansi. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah hasil pencarian, bukti penggunaan, dan dokumen permohonan. Tanpa penerapan yang memadai, nilai inovasi hilang dan sengketa meningkat; karena itu tujuannya adalah mengamankan aset tidak berwujud serta diferensiasi.
15 / 20
Seorang pengelola PBJ menilai penerapan produk dalam negeri dan tkdn pada kondisi berikut: terdapat produk dalam negeri yang memenuhi kebutuhan tetapi evaluasi tidak memasukkan kebijakan penggunaan produk dalam negeri. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Produk dalam negeri dan TKDN: pengadaan pemerintah mendorong penggunaan produk dalam negeri sesuai ketentuan tanpa mengorbankan kesesuaian kebutuhan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menerapkan ketentuan produk dalam negeri dan memverifikasi dokumen TKDN atau deklarasi yang berlaku. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah sertifikat TKDN, data produk, dan spesifikasi. Tanpa penerapan yang memadai, produk lokal diabaikan atau klaim TKDN diterima tanpa verifikasi; karena itu tujuannya adalah mengoptimalkan manfaat belanja pemerintah bagi industri nasional.
16 / 20
Tujuan utama penerapan ketahanan rantai pasok dalam konteks tersebut adalah …
Ketahanan rantai pasok: resilience meningkatkan kemampuan bertahan dan pulih dari gangguan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mendiversifikasi sumber, pasar, dan menyusun rencana kontinjensi. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah konsentrasi pemasok-pembeli, lead time, stok kritis, dan skenario gangguan. Tanpa penerapan yang memadai, gangguan satu pihak menghentikan seluruh sentra; karena itu tujuannya adalah menjaga kontinuitas usaha dalam ketidakpastian.
17 / 20
Seorang pranata logistik merancang pengendalian untuk memastikan penerapan shrinkage. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Shrinkage: shrinkage mencakup kehilangan akibat pencurian, kerusakan, atau kesalahan pencatatan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menyelidiki selisih, memperkuat kontrol akses, dan merekonsiliasi transaksi. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah hasil hitung fisik, CCTV, log akses, dan dokumen mutasi. Tanpa penerapan yang memadai, kehilangan berulang tidak diketahui penyebabnya; karena itu tujuannya adalah menekan kehilangan persediaan.
18 / 20
Keputusan untuk menggunakan alokasi anggaran final sebagai dasar penyiapan DIPA dan rencana pelaksanaan terutama mencerminkan prinsip …
Alokasi anggaran: alokasi anggaran adalah batas final yang dituangkan lebih lanjut dalam dokumen pelaksanaan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menggunakan alokasi anggaran final sebagai dasar penyiapan DIPA dan rencana pelaksanaan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah dokumen alokasi anggaran dan rincian per program, kegiatan, serta keluaran. Tanpa penerapan yang memadai, DIPA dan rencana kas tidak konsisten dengan anggaran yang ditetapkan; karena itu tujuannya adalah menerjemahkan keputusan APBN menjadi batas pelaksanaan yang operasional.
19 / 20
Permintaan tahunan 12.000 unit. biaya pesan Rp150.000 per pesanan. dan biaya simpan Rp3.000 per unit per tahun. Berapa EOQ mendekati bilangan bulat terdekat?
EOQ = √(2DS/H) = √(2×12.000×150000/3000) ≈ 1095 unit.
20 / 20
Keputusan untuk menggunakan kontrak harga satuan dan membayar berdasarkan volume terukur terutama mencerminkan prinsip …
Kontrak harga satuan: harga satuan sesuai ketika kuantitas aktual masih dapat berubah. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menggunakan kontrak harga satuan dan membayar berdasarkan volume terukur. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah hasil pengukuran bersama, daftar kuantitas, dan harga satuan kontrak. Tanpa penerapan yang memadai, pembayaran tidak sesuai volume riil; karena itu tujuannya adalah menyesuaikan pembayaran dengan pekerjaan yang benar-benar dilaksanakan.
Your score is
The average score is 0%
Restart quiz