CPNS-Penyuluh Perindustrian (Sentra IKM & program TKDN)
1 / 20
Seorang auditor APIP merancang pengendalian untuk memastikan penerapan indikator kecurangan. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Indikator kecurangan: red flag merupakan pemicu prosedur tambahan, bukan bukti final terjadinya kecurangan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah memperluas analisis hubungan pihak, pola penawaran, dan aliran dana tanpa langsung menyimpulkan kecurangan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah data beneficial owner, metadata penawaran, hubungan rekening, dan komunikasi pengadaan. Tanpa penerapan yang memadai, auditor menuduh tanpa bukti atau justru mengabaikan pola kolusif; karena itu tujuannya adalah mendeteksi indikasi yang memerlukan investigasi lebih mendalam.
2 / 20
Seorang auditor APIP menghadapi kondisi berikut: pimpinan meminta auditor menghapus temuan penting karena auditee merupakan unit strategis yang dekat dengan pimpinan. Tindakan paling tepat adalah …
Independensi APIP: APIP harus bebas dari intervensi yang menghambat penentuan ruang lingkup, pelaksanaan, dan komunikasi hasil. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mempertahankan simpulan berbasis bukti dan melaporkan gangguan independensi melalui jalur tata kelola yang tepat. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah catatan instruksi, dokumentasi bukti temuan, dan komunikasi kepada pihak pengawas yang berwenang. Tanpa penerapan yang memadai, hasil pengawasan kehilangan kredibilitas dan objektivitas; karena itu tujuannya adalah menjamin pengawasan dapat menyampaikan kondisi sebenarnya.
3 / 20
Tujuan utama penerapan monitoring program dalam konteks tersebut adalah …
Monitoring program: indikator program harus melampaui aktivitas menuju hasil. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mengukur output, adopsi, perubahan produktivitas, akses pasar, dan keberlanjutan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah data sebelum-sesudah, bukti adopsi, penjualan, dan produktivitas. Tanpa penerapan yang memadai, program tampak berhasil meski tidak menghasilkan dampak; karena itu tujuannya adalah menilai efektivitas kebijakan pembinaan.
4 / 20
Keputusan untuk melakukan pascakualifikasi bersamaan dengan evaluasi penawaran menggunakan sistem gugur terutama mencerminkan prinsip …
Pascakualifikasi: pascakualifikasi sesuai untuk tender tidak kompleks dan beberapa metode tertentu. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah melakukan pascakualifikasi bersamaan dengan evaluasi penawaran menggunakan sistem gugur. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah dokumen penawaran, data kualifikasi, dan bukti pembuktian. Tanpa penerapan yang memadai, penyedia tidak mampu ditetapkan karena kualifikasi tidak diuji; karena itu tujuannya adalah memastikan calon pemenang memenuhi kompetensi dan kemampuan usaha.
5 / 20
Tujuan utama penerapan anggaran berbasis kinerja dalam konteks tersebut adalah …
Anggaran berbasis kinerja: penganggaran berbasis kinerja mengaitkan pendanaan dengan output, outcome, dan indikator. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menilai keberhasilan berdasarkan keluaran dan hasil, bukan serapan saja. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah data penerima, capaian output, mutu layanan, serta biaya per unit. Tanpa penerapan yang memadai, serapan tinggi menutupi kegagalan pencapaian manfaat; karena itu tujuannya adalah mendorong efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran.
6 / 20
Seorang pranata logistik merancang pengendalian untuk memastikan penerapan reorder point. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Reorder point: reorder point memicu pemesanan sebelum stok habis. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menetapkan titik pesan ulang sebesar kebutuhan selama lead time ditambah safety stock. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah rata-rata pemakaian, lead time, safety stock, dan pesanan terbuka. Tanpa penerapan yang memadai, terjadi kekosongan selama menunggu pasokan; karena itu tujuannya adalah menjamin ketersediaan pada saat replenishment.
7 / 20
Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip pemutusan harus didasarkan pada fakta kontraktual dan prosedur yang adil, risiko paling langsung adalah …
Pemutusan kontrak: pemutusan harus didasarkan pada fakta kontraktual dan prosedur yang adil. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mendokumentasikan wanprestasi, menilai konsekuensi, dan memproses pemutusan secara tertib. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah surat peringatan, progres, berita acara, dan klausul kontrak. Tanpa penerapan yang memadai, sengketa meningkat atau layanan publik terhenti tanpa rencana; karena itu tujuannya adalah melindungi kepentingan pemerintah saat penyedia gagal.
8 / 20
Realisasi biaya program Rp5.000.000.000 menghasilkan 11.000 unit layanan. Berapa biaya aktual per unit?
Biaya per unit = biaya aktual/output aktual = Rp5.000.000.000/11.000 = Rp454.545.
9 / 20
Tujuan utama penerapan penerimaan barang dalam konteks tersebut adalah …
Penerimaan barang: penerimaan harus memverifikasi jumlah, mutu, identitas, dan kondisi sebelum stok diakui tersedia. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menahan penerimaan final, mencatat ketidaksesuaian, dan melakukan pemeriksaan bersama. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah PO, surat jalan, hasil inspeksi, foto, dan berita acara. Tanpa penerapan yang memadai, barang cacat masuk stok baik atau tagihan dibayar penuh; karena itu tujuannya adalah memastikan hanya barang sesuai yang diterima.
10 / 20
Keputusan untuk mencatat hubungan lot dari penerimaan, penyimpanan, sampai pengiriman terutama mencerminkan prinsip …
Traceability lot: traceability memungkinkan penelusuran cepat terhadap barang bermasalah. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mencatat hubungan lot dari penerimaan, penyimpanan, sampai pengiriman. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah nomor lot, transaksi keluar, dan penerima. Tanpa penerapan yang memadai, recall meluas atau tidak tepat sasaran; karena itu tujuannya adalah membatasi dampak masalah mutu.
11 / 20
Pagu Rp9.000.000.000, realisasi pembayaran Rp3.750.000.000, dan komitmen sah yang belum dibayar Rp1.500.000.000. Berapa sisa pagu yang belum terikat?
Sisa pagu belum terikat = pagu − pembayaran − komitmen = Rp3.750.000.000.
12 / 20
Keputusan untuk menggunakan dua file agar aspek teknis dievaluasi lebih dahulu terutama mencerminkan prinsip …
Metode dua file: dua file menjaga fokus penilaian teknis sebelum mempertimbangkan harga. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menggunakan dua file agar aspek teknis dievaluasi lebih dahulu. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah file teknis, file harga, dan log waktu pembukaan. Tanpa penerapan yang memadai, harga memengaruhi penilaian teknis secara tidak semestinya; karena itu tujuannya adalah menjaga objektivitas urutan evaluasi.
13 / 20
Keputusan untuk mendokumentasikan keadaan tertentu dan melakukan penunjukan langsung dengan negosiasi kewajaran terutama mencerminkan prinsip …
Penunjukan langsung: penunjukan langsung hanya digunakan dalam keadaan tertentu yang diatur, bukan sekadar karena waktu sempit. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mendokumentasikan keadaan tertentu dan melakukan penunjukan langsung dengan negosiasi kewajaran. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah bukti hak paten, analisis pasar, justifikasi keadaan tertentu, dan negosiasi. Tanpa penerapan yang memadai, penunjukan langsung disalahgunakan untuk menghindari kompetisi; karena itu tujuannya adalah memenuhi kebutuhan khusus secara sah dan akuntabel.
14 / 20
Seorang analis keuangan APBN merancang pengendalian untuk memastikan penerapan efisiensi belanja. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Efisiensi belanja: dana yang diblokir atau dibatasi belum dapat digunakan sampai terdapat otorisasi yang sah. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menyesuaikan rencana kerja dan komitmen dengan pagu yang dapat digunakan setelah kebijakan efisiensi. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah DIPA dengan catatan blokir, kebijakan efisiensi, dan persetujuan pembukaan. Tanpa penerapan yang memadai, komitmen melampaui dana yang dapat dibelanjakan; karena itu tujuannya adalah menjaga penghematan fiskal tanpa menimbulkan kewajiban baru.
15 / 20
Seorang pengelola PBJ merancang pengendalian untuk memastikan penerapan tender cepat. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Tender cepat: tender cepat cocok untuk kebutuhan rinci ketika pelaku usaha telah terkualifikasi. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menggunakan tender cepat dengan kompetisi harga melalui sistem elektronik. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah data kualifikasi sistem, spesifikasi final, dan penawaran elektronik. Tanpa penerapan yang memadai, proses dipercepat walau kebutuhan belum jelas atau penyedia belum terkualifikasi; karena itu tujuannya adalah mempercepat pemilihan tanpa menghilangkan kompetisi.
16 / 20
Seorang pranata logistik menilai penerapan kartu stok pada kondisi berikut: jumlah fisik berubah karena penerimaan dan pengeluaran, tetapi catatan hanya diperbarui pada akhir bulan. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Kartu stok: kartu stok menyediakan catatan kuantitas per barang dan lokasi secara berkelanjutan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mencatat setiap mutasi segera dengan referensi dokumen. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah dokumen penerimaan, permintaan, dan saldo setelah transaksi. Tanpa penerapan yang memadai, saldo sistem tidak dapat diandalkan untuk keputusan; karena itu tujuannya adalah mengetahui posisi stok dan jejak mutasi setiap saat.
17 / 20
Harga beli mesin Rp450.000.000, biaya operasi dan pemeliharaan Rp95.000.000 per tahun selama 4 tahun, serta nilai sisa Rp40.000.000. Tanpa diskonto, berapa biaya selama umur ekonomis?
Life-cycle cost = harga beli + biaya tahunan × umur − nilai sisa = Rp790.000.000.
18 / 20
Seorang pengelola PBJ menilai penerapan pengadaan langsung pekerjaan konstruksi pada kondisi berikut: pemeliharaan konstruksi sederhana diperkirakan Rp350 juta dan tidak dapat dibeli melalui katalog. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Pengadaan langsung pekerjaan konstruksi: pengadaan langsung pekerjaan konstruksi dapat digunakan sampai batas paling banyak Rp400 juta. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menggunakan pengadaan langsung konstruksi dengan persyaratan teknis dan kewajaran harga yang memadai. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah HPS, ruang lingkup, klasifikasi usaha, dan dokumen pemilihan. Tanpa penerapan yang memadai, pemilihan tidak sesuai metode atau mutu pekerjaan tidak terjaga; karena itu tujuannya adalah melaksanakan paket konstruksi kecil secara efisien.
19 / 20
Seorang auditor APIP merancang pengendalian untuk memastikan penerapan objektivitas dan konflik kepentingan. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Objektivitas dan konflik kepentingan: auditor harus menghindari penugasan yang menimbulkan bias aktual maupun persepsi bias. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mengungkapkan konflik dan mengganti auditor atau menerapkan pengamanan yang memadai. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah deklarasi konflik kepentingan dan riwayat penugasan personel. Tanpa penerapan yang memadai, penilaian dipengaruhi kepentingan pribadi atau dianggap tidak netral; karena itu tujuannya adalah menjaga penilaian profesional tetap tidak memihak.
20 / 20
Seorang pranata logistik menghadapi kondisi berikut: bahan kimia inkompatibel disimpan dalam satu area tanpa secondary containment. Tindakan paling tepat adalah …
Pemisahan bahan berbahaya: penyimpanan harus mempertimbangkan kompatibilitas dan risiko keselamatan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah memisahkan berdasarkan kelas bahaya dan menyediakan pengendalian tumpahan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah SDS, peta penyimpanan, inspeksi, dan label bahaya. Tanpa penerapan yang memadai, reaksi kimia, kebakaran, atau paparan personel; karena itu tujuannya adalah melindungi manusia, barang, dan lingkungan.
Your score is
The average score is 0%
Restart quiz