CPNS-Pengelola Pengadaan Barang/Jasa (E-purchasing & regulasi tender)
1 / 20
Seorang pranata logistik menghadapi kondisi berikut: kesalahan pengambilan sering terjadi karena item mirip disimpan berdekatan. Tindakan paling tepat adalah …
Picking: picking harus menghasilkan barang yang tepat untuk permintaan yang tepat. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menggunakan verifikasi kode barang, lot, kuantitas, dan lokasi pada saat picking. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah pick list, barcode scan, dan pemeriksaan kedua untuk item kritis. Tanpa penerapan yang memadai, pengiriman salah dan retur meningkat; karena itu tujuannya adalah meningkatkan akurasi pemenuhan permintaan.
2 / 20
Seorang analis keuangan APBN merancang pengendalian untuk memastikan penerapan pemisahan fungsi. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Pemisahan fungsi: segregation of duties mengurangi peluang kesalahan dan kecurangan tanpa deteksi. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah memisahkan fungsi otorisasi, penerimaan, pencatatan, dan pembayaran. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah matriks kewenangan, spesimen tanda tangan, dan log persetujuan. Tanpa penerapan yang memadai, transaksi fiktif dapat dibuat dan disembunyikan oleh satu orang; karena itu tujuannya adalah menciptakan checks and balances dalam pelaksanaan anggaran.
3 / 20
Seorang auditor APIP merancang pengendalian untuk memastikan penerapan prosedur analitis. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Prosedur analitis: prosedur analitis mengidentifikasi hubungan yang tidak wajar sebagai dasar pemfokusan audit. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah membandingkan tren, rasio biaya per aset, serta rincian penyedia untuk menentukan area pengujian lanjutan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah analisis tren multi-tahun, rasio biaya, dan daftar transaksi penyumbang deviasi. Tanpa penerapan yang memadai, anomali signifikan tidak ditindaklanjuti sehingga salah saji material terlewat; karena itu tujuannya adalah memusatkan prosedur rinci pada area berisiko tinggi.
4 / 20
Seorang analis keuangan APBN menghadapi kondisi berikut: tagihan dibayar hanya berdasarkan faktur tanpa bukti barang diterima sesuai kontrak. Tindakan paling tepat adalah …
Komitmen dan pembayaran: pembayaran merupakan penyelesaian atas kewajiban yang telah timbul secara sah dan terverifikasi. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menguji hak tagih, kinerja kontrak, penerimaan barang, dan kelengkapan dokumen sebelum pembayaran. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah kontrak, BAST, faktur, berita acara pemeriksaan, dan bukti perpajakan. Tanpa penerapan yang memadai, negara membayar barang atau jasa yang belum diterima atau tidak sesuai; karena itu tujuannya adalah memastikan pembayaran tepat jumlah, tepat pihak, dan tepat dasar.
5 / 20
Seorang pranata logistik menilai penerapan penerimaan barang pada kondisi berikut: barang tiba dengan kemasan rusak dan jumlah tidak sesuai surat jalan. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Penerimaan barang: penerimaan harus memverifikasi jumlah, mutu, identitas, dan kondisi sebelum stok diakui tersedia. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menahan penerimaan final, mencatat ketidaksesuaian, dan melakukan pemeriksaan bersama. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah PO, surat jalan, hasil inspeksi, foto, dan berita acara. Tanpa penerapan yang memadai, barang cacat masuk stok baik atau tagihan dibayar penuh; karena itu tujuannya adalah memastikan hanya barang sesuai yang diterima.
6 / 20
Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip kelembagaan yang jelas diperlukan agar sumber daya kolektif dikelola berkelanjutan, risiko paling langsung adalah …
Kelembagaan sentra: kelembagaan yang jelas diperlukan agar sumber daya kolektif dikelola berkelanjutan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah membentuk tata kelola, aturan layanan, pembiayaan, dan pertanggungjawaban fasilitas bersama. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah struktur pengelola, SOP, iuran, dan laporan pemanfaatan. Tanpa penerapan yang memadai, aset bersama terbengkalai atau dikuasai sebagian pihak; karena itu tujuannya adalah menjamin manfaat fasilitas dibagi secara adil dan berkelanjutan.
7 / 20
Keputusan untuk mengkarantina produk, menilai data suhu, dan memutuskan kelayakan berdasarkan standar terutama mencerminkan prinsip …
Rantai dingin: cold chain harus menjaga rentang suhu sepanjang penyimpanan dan distribusi. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mengkarantina produk, menilai data suhu, dan memutuskan kelayakan berdasarkan standar. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah data logger, kalibrasi alat, dan catatan penanganan excursion. Tanpa penerapan yang memadai, mutu atau keamanan produk menurun tanpa terlihat; karena itu tujuannya adalah menjamin kondisi produk sensitif tetap terjaga.
8 / 20
Tujuan utama penerapan shrinkage dalam konteks tersebut adalah …
Shrinkage: shrinkage mencakup kehilangan akibat pencurian, kerusakan, atau kesalahan pencatatan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menyelidiki selisih, memperkuat kontrol akses, dan merekonsiliasi transaksi. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah hasil hitung fisik, CCTV, log akses, dan dokumen mutasi. Tanpa penerapan yang memadai, kehilangan berulang tidak diketahui penyebabnya; karena itu tujuannya adalah menekan kehilangan persediaan.
9 / 20
Tujuan utama penerapan perubahan kontrak dalam konteks tersebut adalah …
Perubahan kontrak: perubahan kontrak harus sah, diperlukan, terdokumentasi, dan tidak menyamarkan pengadaan baru. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menganalisis dasar, dampak biaya, waktu, dan kewenangan sebelum menandatangani adendum. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah analisis teknis, negosiasi, ketersediaan anggaran, dan adendum. Tanpa penerapan yang memadai, lingkup membesar tanpa kompetisi atau anggaran; karena itu tujuannya adalah menyesuaikan kontrak terhadap kondisi sah sambil menjaga akuntabilitas.
10 / 20
Tujuan utama penerapan akses pembiayaan dalam konteks tersebut adalah …
Akses pembiayaan: pembiayaan harus disesuaikan dengan kemampuan bayar dan tujuan produktif. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah membantu penyusunan pembukuan, proyeksi kas, kebutuhan modal, dan mitigasi risiko. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah laporan penjualan, biaya, arus kas, dan rencana investasi. Tanpa penerapan yang memadai, utang membebani usaha atau dana tidak meningkatkan kapasitas; karena itu tujuannya adalah memperoleh modal yang mendukung pertumbuhan sehat.
11 / 20
Seorang analis keuangan APBN menghadapi kondisi berikut: anggaran tahun berikutnya menyalin seluruh belanja tahun berjalan meskipun beberapa kegiatan telah selesai. Tindakan paling tepat adalah …
Reviu angka dasar: angka dasar harus mencerminkan kebutuhan berkelanjutan yang efisien, bukan sekadar menyalin anggaran lama. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah meninjau ulang kebutuhan berulang, kebijakan berjalan, volume, dan parameter biaya sebelum menetapkan baseline. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah realisasi historis, kontrak berlanjut, perubahan kebijakan, dan evaluasi output. Tanpa penerapan yang memadai, inefisiensi lama otomatis terbawa ke tahun berikutnya; karena itu tujuannya adalah menyediakan baseline realistis untuk ruang fiskal dan inisiatif baru.
12 / 20
Seorang penyuluh perindustrian merancang pengendalian untuk memastikan penerapan produksi bersih. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Produksi bersih: cleaner production mengutamakan pencegahan pencemaran dan efisiensi sumber daya. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mencegah limbah pada sumber melalui efisiensi bahan, substitusi, dan pemanfaatan kembali. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah neraca massa, konsumsi energi, volume limbah, dan biaya. Tanpa penerapan yang memadai, biaya lingkungan dan risiko kepatuhan meningkat; karena itu tujuannya adalah mengurangi dampak sekaligus biaya produksi.
13 / 20
Tujuan utama penerapan lean manufacturing dalam konteks tersebut adalah …
Lean manufacturing: lean berfokus pada penghilangan pemborosan dari perspektif pelanggan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah memetakan aliran nilai dan mengurangi aktivitas yang tidak memberi nilai tambah. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah waktu proses, waktu tunggu, jarak perpindahan, dan WIP. Tanpa penerapan yang memadai, lead time panjang dan biaya tersembunyi meningkat; karena itu tujuannya adalah mempercepat aliran serta menurunkan pemborosan.
14 / 20
Kontrak harga satuan menetapkan harga Rp420.000 per unit dan volume terukur yang diterima 860 unit. Berapa nilai pembayaran sebelum komponen lain?
Pembayaran harga satuan = volume aktual × harga satuan = 860 × Rp420.000 = Rp361.200.000.
15 / 20
Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip cycle counting menjaga akurasi tanpa menunggu penghitungan tahunan, risiko paling langsung adalah …
Cycle counting: cycle counting menjaga akurasi tanpa menunggu penghitungan tahunan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah melakukan hitung siklus lebih sering pada item bernilai atau berisiko tinggi. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah jadwal hitung, hasil selisih, dan analisis penyebab. Tanpa penerapan yang memadai, kesalahan menumpuk sampai akhir tahun; karena itu tujuannya adalah mendeteksi dan memperbaiki selisih lebih cepat.
16 / 20
Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip penunjukan langsung hanya digunakan dalam keadaan tertentu yang diatur, bukan sekadar karena waktu sempit, risiko paling langsung adalah …
Penunjukan langsung: penunjukan langsung hanya digunakan dalam keadaan tertentu yang diatur, bukan sekadar karena waktu sempit. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mendokumentasikan keadaan tertentu dan melakukan penunjukan langsung dengan negosiasi kewajaran. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah bukti hak paten, analisis pasar, justifikasi keadaan tertentu, dan negosiasi. Tanpa penerapan yang memadai, penunjukan langsung disalahgunakan untuk menghindari kompetisi; karena itu tujuannya adalah memenuhi kebutuhan khusus secara sah dan akuntabel.
17 / 20
Tujuan utama penerapan pemutusan kontrak dalam konteks tersebut adalah …
Pemutusan kontrak: pemutusan harus didasarkan pada fakta kontraktual dan prosedur yang adil. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mendokumentasikan wanprestasi, menilai konsekuensi, dan memproses pemutusan secara tertib. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah surat peringatan, progres, berita acara, dan klausul kontrak. Tanpa penerapan yang memadai, sengketa meningkat atau layanan publik terhenti tanpa rencana; karena itu tujuannya adalah melindungi kepentingan pemerintah saat penyedia gagal.
18 / 20
Seorang analis keuangan APBN menilai penerapan revisi dipa pada kondisi berikut: terjadi perubahan lokasi kegiatan yang memengaruhi keluaran, tetapi unit hanya mengubah catatan internal. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Revisi DIPA: perubahan rincian anggaran dan informasi kinerja harus diproses sebagai revisi bila melampaui fleksibilitas yang diberikan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mengajukan revisi anggaran melalui kewenangan dan prosedur yang sesuai sebelum pelaksanaan perubahan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah usulan revisi, matriks semula-menjadi, justifikasi, dan persetujuan. Tanpa penerapan yang memadai, realisasi tidak sesuai DIPA serta berisiko ditolak saat pembayaran atau audit; karena itu tujuannya adalah menjaga dokumen pelaksanaan tetap mencerminkan keputusan terbaru yang sah.
19 / 20
Keputusan untuk menghitung kontribusi dalam negeri pada komponen biaya yang relevan sesuai metode terutama mencerminkan prinsip …
Konsep TKDN: TKDN menunjukkan persentase komponen dalam negeri dalam barang atau jasa berdasarkan ketentuan penghitungan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menghitung kontribusi dalam negeri pada komponen biaya yang relevan sesuai metode. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah bahan langsung, tenaga kerja langsung, overhead pabrik, dan asal komponennya. Tanpa penerapan yang memadai, nilai TKDN terlalu tinggi dan tidak dapat diverifikasi; karena itu tujuannya adalah mengukur kontribusi domestik secara konsisten.
20 / 20
Seorang analis keuangan APBN menilai penerapan transparansi anggaran pada kondisi berikut: perubahan prioritas besar dilakukan tanpa penjelasan kepada pemangku kepentingan. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Transparansi anggaran: transparansi meningkatkan akuntabilitas atas pilihan alokasi sumber daya publik. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mendokumentasikan alasan, dasar kewenangan, dan dampak perubahan serta menyajikannya melalui kanal yang sesuai. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah dokumen keputusan, matriks perubahan, dan publikasi resmi. Tanpa penerapan yang memadai, kepercayaan menurun dan keputusan sulit diuji; karena itu tujuannya adalah memungkinkan pengawasan terhadap proses dan hasil anggaran.
Your score is
The average score is 0%
Restart quiz