CPNS-Penata Ruang (Hierarki RTRW & proporsi RTH)
1 / 20
Saat keputusan harus tetap berlaku untuk kondisi normal maupun kondisi gangguan, survei mencatat 1095 kendaraan selama 30 menit. Jika laju dianggap seragam, volume ekuivalen per jam adalah … Tindakan harus proporsional terhadap tingkat risiko yang ditemukan.
Volume per jam = 1095×60/30 = 2,190 kendaraan/jam.
2 / 20
Ketika satu kesalahan dapat menimbulkan dampak berantai pada sistem, untuk pekerjaan lokasi terpencil tanpa komunikasi real time tetapi data referensi dapat diperoleh kemudian, metode GNSS yang paling sesuai adalah … Pilih interpretasi yang tidak mencampuradukkan input, proses, dan hasil.
Metode dipilih berdasarkan kebutuhan ketelitian, waktu, konektivitas, panjang baseline, dan ketersediaan data referensi.
3 / 20
Waktu tempuh satu arah 45 menit, total layover satu siklus 10 menit, dan headway target 10 menit. Kebutuhan armada operasi minimum adalah …
Cycle time = 2×45+10=100 menit. Armada = cycle/headway = 100/10, dibulatkan ke atas menjadi 10.
4 / 20
Dalam evaluasi alternatif yang memasukkan dampak jangka pendek dan jangka panjang, survei mencatat 870 kendaraan selama 15 menit. Jika laju dianggap seragam, volume ekuivalen per jam adalah … Jawaban harus menunjukkan tindakan yang paling dapat dipertanggungjawabkan.
Volume per jam = 870×60/15 = 3,480 kendaraan/jam.
5 / 20
Pada simpang Kabupaten Mekarjaya ditemukan pengemudi salah memilih lajur. Penanganan paling tepat adalah …
Penanganan simpang harus menargetkan konflik, keterbacaan, kapasitas, dan keselamatan pengguna rentan.
6 / 20
Saat data historis tersedia tetapi kondisi terbaru menunjukkan perubahan, pulsa LiDAR tercatat memiliki waktu tempuh pergi-pulang 56 nanodetik. Dengan kecepatan cahaya sekitar 299.792.458 m/s, jarak sensor ke objek kira-kira … Jawaban harus dapat diuji ulang dengan data yang sama.
Jarak = c×t/2 karena waktu yang diukur adalah perjalanan pergi-pulang. Hasilnya sekitar 8.39 m.
7 / 20
Pada area dengan kepadatan aktivitas tinggi dan ruang manuver terbatas, pada kondisi es pada leading edge, implikasi aerodinamika yang paling tepat adalah … Pilih interpretasi yang tidak mencampuradukkan input, proses, dan hasil.
Stall tetap terkait sudut serang kritis, tetapi konfigurasi, kontaminasi, berat, dan load factor mengubah kecepatan serta karakteristik stall.
8 / 20
Bus membawa rata-rata 49 penumpang dengan kapasitas 45. Load factor adalah …
Load factor = penumpang/kapasitas×100% = 49/45×100% = 108.9%.
9 / 20
Kondisi jaringan Kabupaten Lestari: simpul kereta memiliki transfer buruk. Desain pelayanan paling tepat adalah …
Desain trayek harus mengikuti pola permintaan, peran koridor, hierarki jaringan, dan integrasi antarmoda.
10 / 20
Dalam pemeriksaan independen yang tidak boleh mengandalkan kebiasaan semata, pada kondisi flap diperpanjang sesuai konfigurasi, implikasi aerodinamika yang paling tepat adalah … Keputusan dipilih berdasarkan bukti, bukan kemudahan administratif.
11 / 20
Dalam kajian daya dukung Kabupaten Nusaraya diketahui kapasitas jalan 2.000 smp/jam dan arus 1.900 smp/jam. Kesimpulan yang paling tepat adalah …
Daya dukung/tampung membandingkan kapasitas lingkungan atau prasarana dengan beban. Hasilnya menjadi dasar pembatasan, peningkatan kapasitas, atau redistribusi kegiatan.
12 / 20
Inspeksi menemukan load line terbenam melebihi batas. Kesimpulan pengawasan paling tepat adalah …
Kelaiklautan harus dibuktikan melalui kondisi teknis, sertifikat, pengawakan, pemuatan, dan sistem manajemen yang berlaku.
13 / 20
Dalam pengawasan berbasis risiko dengan prioritas pada konsekuensi terberat, pada malam hari terlihat merah di atas putih. Identifikasi paling tepat adalah … Pertimbangkan hubungan antarvariabel, bukan satu indikator secara terpisah.
Kombinasi lampu keliling menyampaikan status dan keterbatasan kapal. Identifikasi harus dibaca bersama sidelights, masthead lights, dan situasi.
14 / 20
Saat perubahan kondisi lingkungan menuntut penilaian ulang risiko, pengawasan menemukan kebocoran bahan bakar saat bunker. Respons keselamatan dan lingkungan paling tepat adalah … Pertimbangkan hubungan antarvariabel, bukan satu indikator secara terpisah.
Pencegahan pencemaran memerlukan prosedur, peralatan, pencatatan, fasilitas penerima, dan respons segera terhadap insiden.
15 / 20
Dalam kondisi cuaca atau lingkungan yang menurunkan visibilitas, kondisi navigasi: radar mendeteksi target banyak dengan CPA kecil. Penerapan safe speed yang paling tepat adalah … Keputusan dipilih berdasarkan bukti, bukan kemudahan administratif.
Safe speed bergantung pada kondisi aktual, kemampuan kapal, visibilitas, lalu lintas, perairan, dan keterbatasan alat bantu.
16 / 20
Strip adjustment dilakukan ketika …
Penyesuaian strip meminimalkan perbedaan sistematis antarlajur terbang.
17 / 20
Pada wilayah perbatasan administrasi yang membutuhkan konsistensi antardokumen, kondisi navigasi: radar mendeteksi target banyak dengan CPA kecil. Penerapan safe speed yang paling tepat adalah … Jawaban yang benar harus menjaga kepatuhan sekaligus fungsi operasional.
18 / 20
Kondisi jaringan Kota Cendekia: kawasan baru belum terlayani tetapi demand rendah. Desain pelayanan paling tepat adalah …
19 / 20
Prinsip money follows program menekankan bahwa …
Anggaran seharusnya diarahkan pada program yang paling berkontribusi terhadap hasil prioritas.
20 / 20
Risiko program Kota Kartika berupa pergantian personel kunci dinilai memiliki kemungkinan 4 dan dampak 3 pada skala 1–5. Pilihan respons paling tepat adalah …
Skor risiko = kemungkinan × dampak = 4×3=12. Risiko signifikan memerlukan pemilik, tindakan mitigasi, indikator pemicu, dan pemantauan.
Your score is
The average score is 0%
Restart quiz