CPNS-Auditor APIP (Bukti audit & kode etik pengawasan)
1 / 20
Nilai skor risiko audit universe adalah 500 poin dan penugasan tahun berjalan mencakup 320 poin. Berapa cakupan berbobot risiko?
Cakupan berbobot risiko = 320/500 × 100% = 64,00%. Ukuran ini lebih informatif daripada sekadar jumlah unit yang diaudit.
2 / 20
Seorang pengelola PBJ merancang pengendalian untuk memastikan penerapan indikasi kolusi. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Indikasi kolusi: pola koordinasi antarpeserta merupakan red flag yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mengamankan bukti digital, memperluas analisis afiliasi, dan melaporkan sesuai mekanisme. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah metadata file, IP, beneficial ownership, dan pola harga. Tanpa penerapan yang memadai, persaingan semu tidak terdeteksi atau peserta langsung dituduh tanpa proses; karena itu tujuannya adalah melindungi kompetisi dari persekongkolan.
3 / 20
Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip komunikasi selama penugasan membantu memastikan fakta akurat dan tidak ada bukti relevan terabaikan, risiko paling langsung adalah …
Pertemuan akhir audit: komunikasi selama penugasan membantu memastikan fakta akurat dan tidak ada bukti relevan terabaikan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah membahas temuan dan bukti secara berimbang sebelum finalisasi sambil menjaga kewenangan auditor atas simpulan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah notulen pembahasan, tanggapan resmi, dan hasil evaluasi bukti tambahan. Tanpa penerapan yang memadai, laporan mengandung kesalahan fakta dan resistensi tindak lanjut meningkat; karena itu tujuannya adalah meningkatkan akurasi serta penerimaan atas hasil pengawasan.
4 / 20
Seorang auditor APIP merancang pengendalian untuk memastikan penerapan penjaminan dan peningkatan kualitas. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Penjaminan dan peningkatan kualitas: program kualitas harus menilai kesesuaian terhadap standar sekaligus peluang peningkatan efisiensi dan efektivitas. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah melaksanakan pemantauan berkelanjutan, penilaian internal berkala, serta evaluasi eksternal sesuai ketentuan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah hasil self-assessment, reviu berkas, survei pemangku kepentingan, dan rencana perbaikan. Tanpa penerapan yang memadai, kelemahan metodologi berulang tanpa terdeteksi; karena itu tujuannya adalah menjaga dan meningkatkan mutu serta kredibilitas APIP.
5 / 20
Seorang pranata logistik menghadapi kondisi berikut: item fast moving ditempatkan di rak tertinggi dan paling jauh dari area kirim. Tindakan paling tepat adalah …
Slotting: slotting mengoptimalkan lokasi untuk produktivitas dan keselamatan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menempatkan item berdasarkan frekuensi gerak, ukuran, berat, dan kompatibilitas. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah data frekuensi picking, dimensi, dan waktu tempuh. Tanpa penerapan yang memadai, waktu picking panjang serta risiko ergonomi meningkat; karena itu tujuannya adalah mengurangi perjalanan dan handling.
6 / 20
Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip rantai penguasaan menjaga integritas dan akuntabilitas bukti sensitif, risiko paling langsung adalah …
Rantai penguasaan bukti: rantai penguasaan menjaga integritas dan akuntabilitas bukti sensitif. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah membuat chain of custody yang mencatat identitas barang bukti, waktu, pemegang, dan tujuan setiap perpindahan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah formulir serah terima berurutan, segel, foto kondisi, dan nomor identifikasi unik. Tanpa penerapan yang memadai, keaslian bukti dipersoalkan karena tidak ada jejak penguasaan; karena itu tujuannya adalah memastikan bukti dapat dipertanggungjawabkan sejak diperoleh sampai digunakan.
7 / 20
Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip perubahan rincian anggaran dan informasi kinerja harus diproses sebagai revisi bila melampaui fleksibilitas yang diberikan, risiko paling langsung adalah …
Revisi DIPA: perubahan rincian anggaran dan informasi kinerja harus diproses sebagai revisi bila melampaui fleksibilitas yang diberikan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mengajukan revisi anggaran melalui kewenangan dan prosedur yang sesuai sebelum pelaksanaan perubahan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah usulan revisi, matriks semula-menjadi, justifikasi, dan persetujuan. Tanpa penerapan yang memadai, realisasi tidak sesuai DIPA serta berisiko ditolak saat pembayaran atau audit; karena itu tujuannya adalah menjaga dokumen pelaksanaan tetap mencerminkan keputusan terbaru yang sah.
8 / 20
Tujuan utama penerapan skeptisisme profesional dalam konteks tersebut adalah …
Skeptisisme profesional: skeptisisme profesional menuntut pikiran yang selalu mempertanyakan dan penilaian kritis atas bukti. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menahan penilaian awal dan mencari bukti yang menguatkan maupun menyangkal penjelasan tersebut. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah rekaman transaksi, hak akses, rekonsiliasi kas, dan wawancara terpisah. Tanpa penerapan yang memadai, indikasi kecurangan dianggap sebagai kesalahan biasa tanpa pengujian memadai; karena itu tujuannya adalah mengurangi risiko menerima penjelasan yang bias atau tidak lengkap.
9 / 20
Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip tindak lanjut dinyatakan selesai bila tindakan perbaikan efektif atau risiko telah diterima secara sah, risiko paling langsung adalah …
Pemantauan tindak lanjut: tindak lanjut dinyatakan selesai bila tindakan perbaikan efektif atau risiko telah diterima secara sah. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah memverifikasi efektivitas tindakan melalui bukti implementasi dan pengujian hasil. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah bukti penerapan, hasil uji kontrol, dan tren kejadian setelah perbaikan. Tanpa penerapan yang memadai, status selesai semu sementara risiko tetap tinggi; karena itu tujuannya adalah memastikan manfaat pengawasan benar-benar terwujud.
10 / 20
Tujuan utama penerapan transparansi anggaran dalam konteks tersebut adalah …
Transparansi anggaran: transparansi meningkatkan akuntabilitas atas pilihan alokasi sumber daya publik. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mendokumentasikan alasan, dasar kewenangan, dan dampak perubahan serta menyajikannya melalui kanal yang sesuai. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah dokumen keputusan, matriks perubahan, dan publikasi resmi. Tanpa penerapan yang memadai, kepercayaan menurun dan keputusan sulit diuji; karena itu tujuannya adalah memungkinkan pengawasan terhadap proses dan hasil anggaran.
11 / 20
Seorang analis keuangan APBN menghadapi kondisi berikut: unit menyusun rencana pencairan berdasarkan angka usulan lama meskipun alokasi final telah berubah. Tindakan paling tepat adalah …
Alokasi anggaran: alokasi anggaran adalah batas final yang dituangkan lebih lanjut dalam dokumen pelaksanaan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menggunakan alokasi anggaran final sebagai dasar penyiapan DIPA dan rencana pelaksanaan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah dokumen alokasi anggaran dan rincian per program, kegiatan, serta keluaran. Tanpa penerapan yang memadai, DIPA dan rencana kas tidak konsisten dengan anggaran yang ditetapkan; karena itu tujuannya adalah menerjemahkan keputusan APBN menjadi batas pelaksanaan yang operasional.
12 / 20
Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip kartu stok menyediakan catatan kuantitas per barang dan lokasi secara berkelanjutan, risiko paling langsung adalah …
Kartu stok: kartu stok menyediakan catatan kuantitas per barang dan lokasi secara berkelanjutan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mencatat setiap mutasi segera dengan referensi dokumen. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah dokumen penerimaan, permintaan, dan saldo setelah transaksi. Tanpa penerapan yang memadai, saldo sistem tidak dapat diandalkan untuk keputusan; karena itu tujuannya adalah mengetahui posisi stok dan jejak mutasi setiap saat.
13 / 20
Tujuan utama penerapan metode dua file dalam konteks tersebut adalah …
Metode dua file: dua file menjaga fokus penilaian teknis sebelum mempertimbangkan harga. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menggunakan dua file agar aspek teknis dievaluasi lebih dahulu. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah file teknis, file harga, dan log waktu pembukaan. Tanpa penerapan yang memadai, harga memengaruhi penilaian teknis secara tidak semestinya; karena itu tujuannya adalah menjaga objektivitas urutan evaluasi.
14 / 20
Seorang analis keuangan APBN menilai penerapan kapitalisasi aset pada kondisi berikut: renovasi besar yang memperpanjang masa manfaat gedung dicatat sebagai pemeliharaan rutin. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Kapitalisasi aset: pengeluaran yang meningkatkan manfaat ekonomi atau potensi jasa masa depan dapat menambah nilai aset. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menilai substansi dan menerapkan kriteria kapitalisasi aset. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah dokumen teknis, nilai pekerjaan, dan perubahan masa manfaat. Tanpa penerapan yang memadai, nilai aset dan beban periode salah saji; karena itu tujuannya adalah membedakan belanja yang menghasilkan aset dari biaya pemeliharaan biasa.
15 / 20
Keputusan untuk menghitung kontribusi dalam negeri pada komponen biaya yang relevan sesuai metode terutama mencerminkan prinsip …
Konsep TKDN: TKDN menunjukkan persentase komponen dalam negeri dalam barang atau jasa berdasarkan ketentuan penghitungan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menghitung kontribusi dalam negeri pada komponen biaya yang relevan sesuai metode. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah bahan langsung, tenaga kerja langsung, overhead pabrik, dan asal komponennya. Tanpa penerapan yang memadai, nilai TKDN terlalu tinggi dan tidak dapat diverifikasi; karena itu tujuannya adalah mengukur kontribusi domestik secara konsisten.
16 / 20
Tujuan utama penerapan pelaksanaan ulang prosedur dalam konteks tersebut adalah …
Pelaksanaan ulang prosedur: pelaksanaan ulang memberi bukti langsung mengenai efektivitas pengendalian otomatis. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah melakukan reperformance dengan data uji yang mencakup transaksi di bawah, sama dengan, dan di atas pagu. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah hasil uji sistem, log penolakan, dan tangkapan konfigurasi yang dapat diverifikasi. Tanpa penerapan yang memadai, auditor menerima klaim kontrol yang sebenarnya tidak berjalan; karena itu tujuannya adalah membuktikan bahwa kontrol berfungsi sebagaimana dirancang.
17 / 20
Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip e-purchasing digunakan untuk barang, pekerjaan konstruksi, jasa lainnya, atau konsultansi yang tercantum dalam katalog elektronik, risiko paling langsung adalah …
E-purchasing: e-purchasing digunakan untuk barang, pekerjaan konstruksi, jasa lainnya, atau konsultansi yang tercantum dalam katalog elektronik. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah melaksanakan e-purchasing serta membandingkan produk, harga, biaya pengiriman, dan kinerja penyedia. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah data katalog, spesifikasi, riwayat harga, dan kinerja penyedia. Tanpa penerapan yang memadai, instansi memilih metode lebih panjang tanpa alasan atau membeli produk yang tidak sesuai; karena itu tujuannya adalah mempercepat transaksi sambil tetap mencapai value for money.
18 / 20
Seorang penyuluh perindustrian menilai penerapan bahan baku lokal pada kondisi berikut: sentra pangan sering berhenti produksi karena seluruh bahan baku dibeli musiman tanpa kontrak. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Bahan baku lokal: penguatan rantai pasok lokal meningkatkan kontinuitas dan nilai tambah daerah. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah membangun perencanaan pasokan, kemitraan pemasok, dan standar mutu bahan baku. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah data musim, volume, mutu, harga, dan pemasok. Tanpa penerapan yang memadai, kapasitas tidak stabil serta harga berfluktuasi tajam; karena itu tujuannya adalah menjamin bahan baku tepat mutu, jumlah, waktu, dan harga.
19 / 20
Seorang pengelola PBJ menghadapi kondisi berikut: paket pengadaan barang bernilai Rp180 juta memiliki spesifikasi sederhana dan tidak berada di katalog. Tindakan paling tepat adalah …
Pengadaan langsung barang atau jasa lainnya: pengadaan langsung barang atau jasa lainnya dapat digunakan sampai batas nilai paling banyak Rp200 juta. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menggunakan pengadaan langsung dengan tetap melakukan persiapan, kewajaran harga, dan dokumentasi. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah nilai paket, jenis kebutuhan, dan dokumen proses pengadaan langsung. Tanpa penerapan yang memadai, metode tidak sesuai batas nilai atau proses dianggap bebas dari akuntabilitas; karena itu tujuannya adalah menyederhanakan proses untuk paket bernilai kecil secara tertib.
20 / 20
Seorang analis keuangan APBN merancang pengendalian untuk memastikan penerapan anggaran berbasis kinerja. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Anggaran berbasis kinerja: penganggaran berbasis kinerja mengaitkan pendanaan dengan output, outcome, dan indikator. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menilai keberhasilan berdasarkan keluaran dan hasil, bukan serapan saja. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah data penerima, capaian output, mutu layanan, serta biaya per unit. Tanpa penerapan yang memadai, serapan tinggi menutupi kegagalan pencapaian manfaat; karena itu tujuannya adalah mendorong efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran.
Your score is
The average score is 0%
Restart quiz