CPNS-Auditor APIP (Bukti audit & kode etik pengawasan)

1 / 20

Seorang pranata logistik menilai penerapan picking pada kondisi berikut: kesalahan pengambilan sering terjadi karena item mirip disimpan berdekatan. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …

2 / 20

Keputusan untuk mengidentifikasi indikator manfaat perusahaan sesuai ketentuan dan menyediakan bukti terutama mencerminkan prinsip …

3 / 20

Seorang pengelola PBJ merancang pengendalian untuk memastikan penerapan etika pengadaan dan konflik kepentingan. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …

4 / 20

Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip kemitraan berkelanjutan memerlukan pembagian risiko dan manfaat yang jelas, risiko paling langsung adalah …

5 / 20

Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip hps merupakan perkiraan harga yang disusun secara keahlian untuk menilai kewajaran penawaran, risiko paling langsung adalah …

6 / 20

Tujuan utama penerapan komitmen dan pembayaran dalam konteks tersebut adalah …

7 / 20

Seorang auditor APIP menilai penerapan pemantauan tindak lanjut pada kondisi berikut: unit menyatakan rekomendasi selesai karena telah menerbitkan surat edaran, tetapi praktik lapangan belum berubah. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …

8 / 20

Seorang pranata logistik menghadapi kondisi berikut: harga beras meningkat di wilayah non-sentra, tetapi distribusi tambahan diarahkan merata tanpa data. Tindakan paling tepat adalah …

9 / 20

Tujuan utama penerapan kpa dan tanggung jawab pelaksanaan dalam konteks tersebut adalah …

10 / 20

Keputusan untuk mengelompokkan item berdasarkan kontribusi nilai atau kritikalitas untuk menentukan intensitas kontrol terutama mencerminkan prinsip …

11 / 20

Rencana penarikan dana sampai triwulan ini Rp20.000.000.000, sedangkan realisasi Rp17.500.000.000. Berapa deviasi realisasi terhadap rencana?

12 / 20

Seorang pengelola PBJ merancang pengendalian untuk memastikan penerapan evaluasi harga terendah. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …

13 / 20

Auditor APIP menguji 80 transaksi dan menemukan 4 penyimpangan. Berapa tingkat penyimpangan sampel?

14 / 20

Pagu sebuah output Rp30.000.000.000 dan realisasi keuangannya Rp22.500.000.000. Berapa tingkat penyerapan?

15 / 20

Seorang analis keuangan APBN menilai penerapan analisis deviasi pada kondisi berikut: realisasi triwulan kedua jauh di bawah rencana tetapi unit hanya menaikkan target bulan berikutnya. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …

16 / 20

Tujuan utama penerapan perubahan kontrak dalam konteks tersebut adalah …

17 / 20

Seorang pengelola PBJ menilai penerapan sistem nilai pada kondisi berikut: pengadaan perangkat terintegrasi memiliki perbedaan signifikan dalam kinerja, layanan purnajual, dan harga. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …

18 / 20

Keputusan untuk mengukur output, adopsi, perubahan produktivitas, akses pasar, dan keberlanjutan terutama mencerminkan prinsip …

19 / 20

Nilai pemakaian tahunan Rp4.800.000.000 dan rata-rata persediaan Rp1.600.000.000. Berapa inventory turnover?

20 / 20

Seorang pengelola PBJ menghadapi kondisi berikut: unit mengumumkan paket setelah proses pemilihan hampir selesai sehingga pelaku usaha tidak memperoleh informasi awal. Tindakan paling tepat adalah …

Your score is

The average score is 0%

0%

Scroll to Top