CPNS-Auditor APIP (Bukti audit & kode etik pengawasan)
1 / 20
Tujuan utama penerapan stock opname dalam konteks tersebut adalah …
Stock opname: stock opname memberikan verifikasi periodik atas keberadaan dan kondisi persediaan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah membekukan mutasi secara terkendali, menghitung fisik, dan merekonsiliasi hasil. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah lembar hitung independen, test count, dan berita acara. Tanpa penerapan yang memadai, laporan persediaan tidak sesuai kondisi nyata; karena itu tujuannya adalah memastikan catatan sesuai barang yang tersedia.
2 / 20
Keputusan untuk menyusun kebutuhan secara rasional dan mengumumkan RUP sebelum pelaksanaan pemilihan sesuai jadwal terutama mencerminkan prinsip …
Perencanaan kebutuhan dan RUP: RUP meningkatkan transparansi, persaingan, dan kesiapan pasar. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menyusun kebutuhan secara rasional dan mengumumkan RUP sebelum pelaksanaan pemilihan sesuai jadwal. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah dokumen kebutuhan, penganggaran, jadwal, dan publikasi RUP. Tanpa penerapan yang memadai, pengadaan tidak terencana dan kesempatan pelaku usaha terbatas; karena itu tujuannya adalah memberi visibilitas awal atas rencana pengadaan pemerintah.
3 / 20
Seorang pengelola PBJ merancang pengendalian untuk memastikan penerapan biaya selama umur ekonomis. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Biaya selama umur ekonomis: life-cycle cost menilai harga, operasi, pemeliharaan, umur, dan nilai sisa. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah membandingkan total biaya selama umur ekonomis, bukan harga awal saja. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah data konsumsi energi, biaya pemeliharaan, umur manfaat, dan nilai sisa. Tanpa penerapan yang memadai, barang murah di awal ternyata paling mahal digunakan; karena itu tujuannya adalah memilih alternatif dengan biaya total terbaik.
4 / 20
Keputusan untuk menghitung akurasi, menyelidiki selisih, dan memperbaiki proses sumber terutama mencerminkan prinsip …
Akurasi persediaan: inventory accuracy membandingkan catatan dengan kondisi fisik. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menghitung akurasi, menyelidiki selisih, dan memperbaiki proses sumber. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah hasil hitung per SKU, saldo sistem, dan penyebab selisih. Tanpa penerapan yang memadai, keputusan pembelian dan distribusi menggunakan data salah; karena itu tujuannya adalah menyediakan data stok yang dapat dipercaya.
5 / 20
Seorang analis keuangan APBN menghadapi kondisi berikut: rincian biaya kegiatan hanya berisi daftar belanja tanpa hubungan dengan keluaran dan indikator. Tindakan paling tepat adalah …
RKA-K/L: RKA-K/L harus mencerminkan penganggaran berbasis kinerja serta klasifikasi anggaran yang benar. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menyusun RKA-K/L yang mengaitkan sumber daya, keluaran, target, dan dasar biaya. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah TOR, RAB, indikator keluaran, standar biaya, dan hasil reviu. Tanpa penerapan yang memadai, belanja sulit dinilai kewajaran dan kontribusinya terhadap kinerja; karena itu tujuannya adalah menjelaskan apa yang akan dihasilkan dengan dana yang diminta.
6 / 20
Keputusan untuk merumuskan tindakan spesifik, penanggung jawab, prioritas, dan hasil yang diharapkan tanpa mengambil alih fungsi manajemen terutama mencerminkan prinsip …
Rekomendasi yang dapat dilaksanakan: rekomendasi harus praktis, proporsional terhadap risiko, dan tetap memberi ruang bagi manajemen memilih cara pelaksanaan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah merumuskan tindakan spesifik, penanggung jawab, prioritas, dan hasil yang diharapkan tanpa mengambil alih fungsi manajemen. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah rencana aksi, pemilik tindakan, target waktu, dan indikator hasil. Tanpa penerapan yang memadai, tindak lanjut formal dilakukan tetapi risiko tidak menurun; karena itu tujuannya adalah mengubah temuan menjadi perbaikan yang terukur.
7 / 20
Keputusan untuk menggunakan kontrak lumsum dengan harga total tetap untuk lingkup yang telah jelas terutama mencerminkan prinsip …
Kontrak lumsum: lumsum sesuai ketika ruang lingkup dan hasil dapat ditetapkan dengan pasti. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menggunakan kontrak lumsum dengan harga total tetap untuk lingkup yang telah jelas. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah dokumen lingkup final, jadwal, dan kriteria penerimaan. Tanpa penerapan yang memadai, perubahan volume sering terjadi sehingga sengketa pembayaran meningkat; karena itu tujuannya adalah memberi kepastian harga untuk output yang terdefinisi.
8 / 20
Seorang auditor APIP merancang pengendalian untuk memastikan penerapan pemantauan tindak lanjut. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Pemantauan tindak lanjut: tindak lanjut dinyatakan selesai bila tindakan perbaikan efektif atau risiko telah diterima secara sah. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah memverifikasi efektivitas tindakan melalui bukti implementasi dan pengujian hasil. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah bukti penerapan, hasil uji kontrol, dan tren kejadian setelah perbaikan. Tanpa penerapan yang memadai, status selesai semu sementara risiko tetap tinggi; karena itu tujuannya adalah memastikan manfaat pengawasan benar-benar terwujud.
9 / 20
Kontrak harga satuan menetapkan harga Rp1.250.000 per unit dan volume terukur yang diterima 350 unit. Berapa nilai pembayaran sebelum komponen lain?
Pembayaran harga satuan = volume aktual × harga satuan = 350 × Rp1.250.000 = Rp437.500.000.
10 / 20
Kapasitas terpasang 7.500 unit per bulan dan produksi aktual 5.250 unit. Berapa capacity utilization?
Utilisasi kapasitas = produksi aktual/kapasitas terpasang × 100% = 70,00%.
11 / 20
Seorang analis keuangan APBN merancang pengendalian untuk memastikan penerapan anggaran berbasis kinerja. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Anggaran berbasis kinerja: penganggaran berbasis kinerja mengaitkan pendanaan dengan output, outcome, dan indikator. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menilai keberhasilan berdasarkan keluaran dan hasil, bukan serapan saja. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah data penerima, capaian output, mutu layanan, serta biaya per unit. Tanpa penerapan yang memadai, serapan tinggi menutupi kegagalan pencapaian manfaat; karena itu tujuannya adalah mendorong efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran.
12 / 20
Seorang analis keuangan APBN merancang pengendalian untuk memastikan penerapan up dan pertanggungjawaban. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
UP dan pertanggungjawaban: UP adalah uang muka kerja yang harus dikelola terbatas, aman, dan dipertanggungjawabkan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menyesuaikan penggunaan UP dengan kebutuhan operasional dan segera mempertanggungjawabkan belanja. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah buku kas, bukti pengeluaran, rekonsiliasi bank, dan umur pertanggungjawaban. Tanpa penerapan yang memadai, kas menganggur, penyalahgunaan, dan keterlambatan penggantian; karena itu tujuannya adalah mendukung pembayaran kecil secara efisien tanpa mengurangi akuntabilitas.
13 / 20
Harga beli mesin Rp800.000.000, biaya operasi dan pemeliharaan Rp70.000.000 per tahun selama 7 tahun, serta nilai sisa Rp100.000.000. Tanpa diskonto, berapa biaya selama umur ekonomis?
Life-cycle cost = harga beli + biaya tahunan × umur − nilai sisa = Rp1.190.000.000.
14 / 20
Tujuan utama penerapan sistem elektronik transaksional dalam konteks tersebut adalah …
Sistem elektronik transaksional: pengadaan langsung di atas Rp50 juta, penunjukan langsung, tender cepat, dan tender wajib menggunakan aplikasi transaksional. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menggunakan aplikasi pengadaan elektronik dengan fitur transaksional. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah log sistem, dokumen elektronik, dan cap waktu transaksi. Tanpa penerapan yang memadai, audit trail hilang dan proses mudah diubah di luar sistem; karena itu tujuannya adalah meningkatkan transparansi, keamanan, dan keterlacakan proses.
15 / 20
Seorang analis keuangan APBN menilai penerapan komitmen dan pembayaran pada kondisi berikut: tagihan dibayar hanya berdasarkan faktur tanpa bukti barang diterima sesuai kontrak. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Komitmen dan pembayaran: pembayaran merupakan penyelesaian atas kewajiban yang telah timbul secara sah dan terverifikasi. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menguji hak tagih, kinerja kontrak, penerimaan barang, dan kelengkapan dokumen sebelum pembayaran. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah kontrak, BAST, faktur, berita acara pemeriksaan, dan bukti perpajakan. Tanpa penerapan yang memadai, negara membayar barang atau jasa yang belum diterima atau tidak sesuai; karena itu tujuannya adalah memastikan pembayaran tepat jumlah, tepat pihak, dan tepat dasar.
16 / 20
Seorang pranata logistik merancang pengendalian untuk memastikan penerapan tata letak gudang. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Tata letak gudang: layout harus mendukung aliran efisien sekaligus keselamatan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mendesain ulang aliran, memisahkan jalur, dan menjaga akses darurat. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah peta arus, data near miss, dan waktu perpindahan. Tanpa penerapan yang memadai, kecelakaan dan kemacetan operasional meningkat; karena itu tujuannya adalah menciptakan gudang aman dan produktif.
17 / 20
Dalam ilustrasi biaya yang dinilai, komponen dalam negeri Rp600.000.000, komponen impor Rp300.000.000, dan komponen netral lainnya Rp100.000.000. Dengan penyederhanaan TKDN = komponen dalam negeri/total biaya yang dinilai, berapa nilainya?
Total biaya = 600+300+100 = 1000 juta. TKDN sederhana = 600/1000 × 100% = 60,00%. Penghitungan resmi mengikuti klasifikasi biaya Permenperin yang berlaku.
18 / 20
Seorang pengelola PBJ menilai penerapan tender cepat pada kondisi berikut: spesifikasi dan volume telah rinci serta pelaku usaha telah terkualifikasi dalam sistem kinerja penyedia. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Tender cepat: tender cepat cocok untuk kebutuhan rinci ketika pelaku usaha telah terkualifikasi. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menggunakan tender cepat dengan kompetisi harga melalui sistem elektronik. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah data kualifikasi sistem, spesifikasi final, dan penawaran elektronik. Tanpa penerapan yang memadai, proses dipercepat walau kebutuhan belum jelas atau penyedia belum terkualifikasi; karena itu tujuannya adalah mempercepat pemilihan tanpa menghilangkan kompetisi.
19 / 20
Tujuan utama penerapan keandalan bukti eksternal dalam konteks tersebut adalah …
Keandalan bukti eksternal: bukti yang berasal dari pihak independen dan diterima langsung auditor umumnya lebih andal. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mengutamakan konfirmasi bank sambil menyelidiki penyebab perbedaan dengan catatan internal. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah konfirmasi bank yang dikirim melalui saluran resmi langsung kepada tim audit. Tanpa penerapan yang memadai, salah saji dapat tidak terdeteksi karena auditor memilih sumber yang kurang independen; karena itu tujuannya adalah menilai saldo berdasarkan sumber yang paling dapat dipercaya.
20 / 20
Tujuan utama penerapan inventory turnover dalam konteks tersebut adalah …
Inventory turnover: inventory turnover menunjukkan seberapa sering persediaan digunakan atau diganti. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menghitung perputaran dan menelaah item lambat bergerak. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah nilai pemakaian tahunan dan rata-rata persediaan. Tanpa penerapan yang memadai, modal kerja terikat dan risiko usang meningkat; karena itu tujuannya adalah menilai efisiensi penggunaan persediaan.
Your score is
The average score is 0%
Restart quiz