CPNS-Arsiparis (Manajemen arsip dinamis/statis & JRA)
1 / 20
Pernyataan yang paling tepat mengenai Autentisitas, Keutuhan, Keandalan, dan Kegunaan adalah ….
Autentisitas, Keutuhan, Keandalan, dan Kegunaan adalah karakteristik arsip yang menjamin asal-usul dan identitas benar, lengkap tidak berubah tanpa izin, merepresentasikan kegiatan secara tepercaya, serta dapat ditemukan dan digunakan. Penerapannya bertujuan menjamin arsip berfungsi sebagai bukti yang sah dan bermakna. Pilihan lain menggambarkan konsep yang berbeda.
2 / 20
Ciri yang paling membedakan Evaluasi Proses dari konsep lain dalam rumpun yang sama adalah ….
Evaluasi Proses adalah penilaian apakah pelaksanaan mengikuti desain, menjangkau sasaran, dan menghadapi hambatan operasional. Penerapannya bertujuan menjelaskan bagaimana dan mengapa pelaksanaan menghasilkan capaian tertentu. Pilihan lain menggambarkan konsep yang berbeda.
3 / 20
Pernyataan yang paling tepat mengenai Evaluasi Outcome adalah ….
Evaluasi Outcome adalah penilaian perubahan jangka pendek atau menengah pada kelompok sasaran yang terkait tujuan kebijakan. Penerapannya bertujuan menilai apakah kebijakan menghasilkan perubahan yang diharapkan pada sasaran. Pilihan lain menggambarkan konsep yang berbeda.
4 / 20
Ketika melakukan reviu kepatuhan, analis mencatat bahwa rancangan telah selesai dianalisis tetapi belum disetujui oleh pejabat atau lembaga yang memiliki kewenangan. Konsep yang paling tepat untuk menjelaskan situasi tersebut adalah ….
Situasi tersebut paling tepat menunjukkan Adopsi atau Penetapan Kebijakan, yaitu tahap memperoleh keputusan dan legitimasi formal dari otoritas yang berwenang. Indikasi utamanya adalah terdapat keputusan sah, rekam pertimbangan, dukungan pemangku kepentingan, dan kejelasan tanggal berlaku.
5 / 20
Dalam pelaksanaan program, terjadi situasi berikut: dokumen hak atas aset utama dan rancangan sistem kritis hanya memiliki satu salinan di gedung rawan banjir. Tindakan administratif atau kebijakan yang paling tepat adalah ….
Tindakan yang tepat adalah identifikasi sebagai arsip vital, buat salinan perlindungan, simpan terpisah, dan siapkan prosedur pemulihan. Langkah ini sesuai dengan Arsip Vital dan mencegah risiko berupa operasi tidak dapat dilanjutkan atau hak organisasi tidak dapat dibuktikan setelah bencana.
6 / 20
Ciri yang paling membedakan Atribusi dari konsep lain dalam rumpun yang sama adalah ….
Atribusi adalah pemberian kewenangan kepada badan atau pejabat pemerintahan oleh Undang-Undang Dasar atau undang-undang. Penerapannya bertujuan memberi dasar kewenangan asli yang jelas kepada organ pemerintahan. Pilihan lain menggambarkan konsep yang berbeda.
7 / 20
Dalam rapat evaluasi ditemukan bahwa seorang ahli teknis unggul dipromosikan menjadi pimpinan tanpa asesmen kemampuan memimpin orang dan unit. Tindakan administratif atau kebijakan yang paling tepat adalah ….
Tindakan yang tepat adalah bedakan tuntutan peran, ukur kompetensi kepemimpinan untuk jabatan manajerial dan kedalaman teknis untuk jabatan nonmanajerial. Langkah ini sesuai dengan Jabatan Manajerial dan Nonmanajerial dan mencegah risiko berupa promosi teknisi terbaik otomatis menjadi manajer meskipun tidak siap memimpin.
8 / 20
Pimpinan menerima laporan bahwa setelah akar masalah dipetakan, tim perlu mengubahnya menjadi sasaran dan hasil yang logis. Rekomendasi perbaikan yang paling operasional dan sesuai prinsip adalah ….
Tindakan yang tepat adalah ubah penyebab menjadi sarana, masalah inti menjadi tujuan, dan dampak menjadi hasil lebih tinggi lalu uji konsistensinya. Langkah ini sesuai dengan Pohon Tujuan dan mencegah risiko berupa tujuan menjadi daftar keinginan yang tidak terhubung dengan penyebab masalah.
9 / 20
Apabila prinsip Evaluasi Proses diabaikan dalam situasi ketika output rendah dan tim perlu mengetahui apakah prosedur, kapasitas, koordinasi, atau akses peserta menjadi penyebab, risiko yang paling mungkin terjadi adalah ….
Risiko yang paling langsung adalah kegagalan outcome disimpulkan sebagai kegagalan konsep tanpa memeriksa mutu implementasi. Risiko itu muncul ketika prinsip Evaluasi Proses diabaikan; mitigasinya ialah telusuri fidelity implementasi, kualitas layanan, cakupan, hambatan, variasi antar lokasi, dan pengalaman pelaksana.
10 / 20
Dalam pelaksanaan program, terjadi situasi berikut: dokumen pembentukan lembaga dan keputusan strategis utama telah berakhir fungsi administrasinya. Rekomendasi perbaikan yang paling operasional dan sesuai prinsip adalah ….
Tindakan yang tepat adalah siapkan penilaian, penataan, deskripsi, dan penyerahan kepada lembaga kearsipan. Langkah ini sesuai dengan Rekomendasi Permanen dan mencegah risiko berupa arsip bernilai sejarah dimusnahkan atau tidak terpelihara.
11 / 20
Pada tahap perencanaan, diketahui bahwa kepala instansi melimpahkan kewenangan penetapan tertentu kepada pejabat bawahannya melalui peraturan yang sah. Rekomendasi perbaikan yang paling operasional dan sesuai prinsip adalah ….
Tindakan yang tepat adalah pastikan dasar delegasi tersedia, ruang lingkupnya jelas, dan penerima delegasi menandatangani serta bertanggung jawab atas keputusan. Langkah ini sesuai dengan Delegasi dan mencegah risiko berupa pemberi delegasi tetap menandatangani semua keputusan sehingga status tanggung jawab menjadi kabur.
12 / 20
Apabila prinsip Dekonsentrasi diabaikan dalam situasi ketika gubernur menjalankan program kementerian di wilayahnya dengan pendanaan dan pedoman dari pemerintah pusat, risiko yang paling mungkin terjadi adalah ….
Risiko yang paling langsung adalah program pusat diperlakukan sebagai urusan otonom daerah tanpa garis pertanggungjawaban kepada pusat. Risiko itu muncul ketika prinsip Dekonsentrasi diabaikan; mitigasinya ialah tegaskan posisi gubernur sebagai wakil pusat dan ikuti sasaran, standar, serta pertanggungjawaban pemberi pelimpahan.
13 / 20
Dalam audit penerapan Pohon Tujuan, indikator yang paling relevan untuk diuji terlebih dahulu adalah ….
Bukti paling kuat ialah diagram tujuan menunjukkan hubungan means-ends yang realistis dan dapat diterjemahkan menjadi indikator. Bukti tersebut menunjukkan bahwa Pohon Tujuan benar-benar diterapkan, bukan hanya dinyatakan secara administratif.
14 / 20
Seorang evaluator menilai apakah Program Arsip Vital telah diterapkan secara substantif. Bukti yang paling kuat adalah ….
Bukti paling kuat ialah business impact analysis, daftar vital, recovery time, salinan aman, prosedur, dan hasil simulasi. Bukti tersebut menunjukkan bahwa Program Arsip Vital benar-benar diterapkan, bukan hanya dinyatakan secara administratif.
15 / 20
Tujuan utama penerapan Central File dalam tata kelola pemerintahan adalah ….
Manfaat utama Central File adalah menjamin arsip aktif unit tersedia secara bersama dan terkontrol. Hal ini konsisten dengan pengertiannya sebagai tempat atau sistem pengelolaan arsip aktif pada unit pengolah secara terpusat dan terkendali.
16 / 20
Pimpinan menerima laporan bahwa warga harus mendatangi tiga loket berbeda untuk data yang sebenarnya telah dimiliki instansi. Tindakan administratif atau kebijakan yang paling tepat adalah ….
Tindakan yang tepat adalah sederhanakan alur, integrasikan data yang sah, tetapkan standar layanan, dan sediakan kanal pengaduan. Langkah ini sesuai dengan Pelayanan Publik yang Baik dan mencegah risiko berupa biaya transaksi tinggi, diskriminasi akses, dan meningkatnya keluhan masyarakat.
17 / 20
Dalam simulasi kasus SKB, digambarkan bahwa nilai jangka panjang suatu seri arsip bergantung pada hasil program dan belum dapat dipastikan saat jra disusun. Alasan paling kuat mengapa organisasi perlu menerapkan Rekomendasi Dinilai Kembali adalah ….
Manfaat utama Rekomendasi Dinilai Kembali adalah memberi ruang keputusan berbasis kondisi aktual ketika nilai akhir belum pasti. Hal ini konsisten dengan pengertiannya sebagai keterangan JRA bahwa nilai guna arsip harus dinilai lagi pada akhir retensi sebelum ditetapkan tindakan akhirnya.
18 / 20
Pimpinan menerima laporan bahwa keputusan lokasi harus menimbang biaya, pemerataan, risiko, kesiapan lahan, dan dukungan masyarakat. Rekomendasi perbaikan yang paling operasional dan sesuai prinsip adalah ….
Tindakan yang tepat adalah tetapkan kriteria, bobot, skala skor, sumber data, dan lakukan uji sensitivitas terhadap bobot. Langkah ini sesuai dengan Analisis Multikriteria dan mencegah risiko berupa bobot disusun untuk membenarkan opsi favorit atau terjadi penghitungan ganda antar kriteria.
19 / 20
Seorang evaluator menilai apakah Koordinasi Lintas Perangkat Daerah telah diterapkan secara substantif. Bukti yang paling kuat adalah ….
Bukti paling kuat ialah rencana aksi bersama memuat target, pemilik kegiatan, tenggat, dependensi, dan indikator lintas sektor. Bukti tersebut menunjukkan bahwa Koordinasi Lintas Perangkat Daerah benar-benar diterapkan, bukan hanya dinyatakan secara administratif.
20 / 20
Apabila prinsip Koordinasi Lintas Perangkat Daerah diabaikan dalam situasi ketika program penurunan stunting gagal karena dinas kesehatan, sosial, pendidikan, dan desa bekerja dengan sasaran berbeda, risiko yang paling mungkin terjadi adalah ….
Risiko yang paling langsung adalah duplikasi kegiatan, celah layanan, dan konflik data antarperangkat daerah. Risiko itu muncul ketika prinsip Koordinasi Lintas Perangkat Daerah diabaikan; mitigasinya ialah tetapkan tujuan bersama, satu data sasaran, pembagian peran, forum pengambilan keputusan, dan mekanisme eskalasi.
Your score is
The average score is 0%
Restart quiz