CPNS-Pranata / Analis Keuangan APBN (Siklus anggaran & DIPA)
1 / 20
Seorang penyuluh perindustrian merancang pengendalian untuk memastikan penerapan kesiapan ekspor. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Kesiapan ekspor: ekspor memerlukan kesesuaian produk, regulasi, kapasitas, logistik, dan pembayaran. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah melakukan gap assessment pasar tujuan sebelum menerima komitmen. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah persyaratan negara tujuan, sertifikat, kapasitas, dan simulasi biaya. Tanpa penerapan yang memadai, gagal kirim, penolakan, atau kerugian valuta; karena itu tujuannya adalah memasuki pasar ekspor dengan risiko yang terkendali.
2 / 20
Permintaan tahunan 9.000 unit. biaya pesan Rp200.000 per pesanan. dan biaya simpan Rp4.000 per unit per tahun. Berapa EOQ mendekati bilangan bulat terdekat?
EOQ = √(2DS/H) = √(2×9.000×200000/4000) ≈ 949 unit.
3 / 20
Tujuan utama penerapan kemitraan usaha dalam konteks tersebut adalah …
Kemitraan usaha: kemitraan berkelanjutan memerlukan pembagian risiko dan manfaat yang jelas. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah memfasilitasi kesepakatan tertulis mengenai mutu, volume, harga, pembayaran, dan pengembangan pemasok. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah kontrak, standar mutu, forecast, dan catatan kinerja. Tanpa penerapan yang memadai, IKM menanggung risiko sepihak dan hubungan cepat berakhir; karena itu tujuannya adalah menghubungkan IKM ke rantai pasok yang stabil.
4 / 20
Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip pelaksanaan ulang memberi bukti langsung mengenai efektivitas pengendalian otomatis, risiko paling langsung adalah …
Pelaksanaan ulang prosedur: pelaksanaan ulang memberi bukti langsung mengenai efektivitas pengendalian otomatis. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah melakukan reperformance dengan data uji yang mencakup transaksi di bawah, sama dengan, dan di atas pagu. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah hasil uji sistem, log penolakan, dan tangkapan konfigurasi yang dapat diverifikasi. Tanpa penerapan yang memadai, auditor menerima klaim kontrol yang sebenarnya tidak berjalan; karena itu tujuannya adalah membuktikan bahwa kontrol berfungsi sebagaimana dirancang.
5 / 20
Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip bukti digital harus dijaga integritas, kelengkapan, dan keterlacakannya, risiko paling langsung adalah …
Bukti digital dan log sistem: bukti digital harus dijaga integritas, kelengkapan, dan keterlacakannya. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mengamankan salinan log secara forensik, memeriksa hak akses, dan membandingkan dengan sumber log independen. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah hash file, log sistem yang diekspor secara read-only, serta catatan akses administrator. Tanpa penerapan yang memadai, manipulasi tidak dapat dibedakan dari aktivitas normal; karena itu tujuannya adalah menjamin bukti elektronik tetap autentik dan dapat diuji ulang.
6 / 20
Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip kertas kerja harus memungkinkan auditor berpengalaman memahami pekerjaan tanpa penjelasan lisan tambahan, risiko paling langsung adalah …
Kertas kerja audit: kertas kerja harus memungkinkan auditor berpengalaman memahami pekerjaan tanpa penjelasan lisan tambahan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah melengkapi tujuan pengujian, prosedur, hasil, pertimbangan profesional, dan referensi silang. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah indeks kertas kerja, tick mark, referensi silang, dan simpulan pada setiap pengujian. Tanpa penerapan yang memadai, reviu mutu dan pembelaan simpulan menjadi lemah; karena itu tujuannya adalah mendokumentasikan jejak logis dari tujuan sampai simpulan.
7 / 20
Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip komunikasi selama penugasan membantu memastikan fakta akurat dan tidak ada bukti relevan terabaikan, risiko paling langsung adalah …
Pertemuan akhir audit: komunikasi selama penugasan membantu memastikan fakta akurat dan tidak ada bukti relevan terabaikan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah membahas temuan dan bukti secara berimbang sebelum finalisasi sambil menjaga kewenangan auditor atas simpulan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah notulen pembahasan, tanggapan resmi, dan hasil evaluasi bukti tambahan. Tanpa penerapan yang memadai, laporan mengandung kesalahan fakta dan resistensi tindak lanjut meningkat; karena itu tujuannya adalah meningkatkan akurasi serta penerimaan atas hasil pengawasan.
8 / 20
Tujuan utama penerapan shrinkage dalam konteks tersebut adalah …
Shrinkage: shrinkage mencakup kehilangan akibat pencurian, kerusakan, atau kesalahan pencatatan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menyelidiki selisih, memperkuat kontrol akses, dan merekonsiliasi transaksi. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah hasil hitung fisik, CCTV, log akses, dan dokumen mutasi. Tanpa penerapan yang memadai, kehilangan berulang tidak diketahui penyebabnya; karena itu tujuannya adalah menekan kehilangan persediaan.
9 / 20
Keputusan untuk menggunakan alokasi anggaran final sebagai dasar penyiapan DIPA dan rencana pelaksanaan terutama mencerminkan prinsip …
Alokasi anggaran: alokasi anggaran adalah batas final yang dituangkan lebih lanjut dalam dokumen pelaksanaan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menggunakan alokasi anggaran final sebagai dasar penyiapan DIPA dan rencana pelaksanaan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah dokumen alokasi anggaran dan rincian per program, kegiatan, serta keluaran. Tanpa penerapan yang memadai, DIPA dan rencana kas tidak konsisten dengan anggaran yang ditetapkan; karena itu tujuannya adalah menerjemahkan keputusan APBN menjadi batas pelaksanaan yang operasional.
10 / 20
Tujuan utama penerapan kecukupan dan ketepatan bukti audit dalam konteks tersebut adalah …
Kecukupan dan ketepatan bukti audit: simpulan harus didukung bukti yang cukup dari sisi kuantitas dan tepat dari sisi relevansi serta keandalan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah memperluas pengujian dengan menelusuri otorisasi, bukti pembayaran, serta konfirmasi kepada pihak eksternal yang relevan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah mutasi rekening, dokumen perjalanan yang tervalidasi, dan konfirmasi penyedia transportasi. Tanpa penerapan yang memadai, simpulan audit mudah dipatahkan karena dasar buktinya lemah; karena itu tujuannya adalah memperoleh dasar yang meyakinkan sebelum menyatakan ada atau tidaknya penyimpangan.
11 / 20
Realisasi biaya program Rp5.000.000.000 menghasilkan 11.000 unit layanan. Berapa biaya aktual per unit?
Biaya per unit = biaya aktual/output aktual = Rp5.000.000.000/11.000 = Rp454.545.
12 / 20
Seorang penyuluh perindustrian menghadapi kondisi berikut: limbah bahan baku tinggi dan biaya pengolahan meningkat. Tindakan paling tepat adalah …
Produksi bersih: cleaner production mengutamakan pencegahan pencemaran dan efisiensi sumber daya. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mencegah limbah pada sumber melalui efisiensi bahan, substitusi, dan pemanfaatan kembali. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah neraca massa, konsumsi energi, volume limbah, dan biaya. Tanpa penerapan yang memadai, biaya lingkungan dan risiko kepatuhan meningkat; karena itu tujuannya adalah mengurangi dampak sekaligus biaya produksi.
13 / 20
Tujuan utama penerapan komitmen dan pembayaran dalam konteks tersebut adalah …
Komitmen dan pembayaran: pembayaran merupakan penyelesaian atas kewajiban yang telah timbul secara sah dan terverifikasi. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menguji hak tagih, kinerja kontrak, penerimaan barang, dan kelengkapan dokumen sebelum pembayaran. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah kontrak, BAST, faktur, berita acara pemeriksaan, dan bukti perpajakan. Tanpa penerapan yang memadai, negara membayar barang atau jasa yang belum diterima atau tidak sesuai; karena itu tujuannya adalah memastikan pembayaran tepat jumlah, tepat pihak, dan tepat dasar.
14 / 20
Tujuan utama penerapan penerimaan hadiah dalam konteks tersebut adalah …
Penerimaan hadiah: hadiah yang dapat memengaruhi atau dipersepsikan memengaruhi objektivitas harus ditolak. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menolak atau mengembalikan bingkisan, melaporkan kejadian, dan mendokumentasikan tindakan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah bukti pengiriman, laporan gratifikasi, dan catatan pengembalian. Tanpa penerapan yang memadai, objektivitas auditor diragukan dan muncul kewajiban balas jasa; karena itu tujuannya adalah mencegah pengaruh tidak patut terhadap penilaian.
15 / 20
Seorang pranata logistik merancang pengendalian untuk memastikan penerapan traceability lot. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Traceability lot: traceability memungkinkan penelusuran cepat terhadap barang bermasalah. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mencatat hubungan lot dari penerimaan, penyimpanan, sampai pengiriman. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah nomor lot, transaksi keluar, dan penerima. Tanpa penerapan yang memadai, recall meluas atau tidak tepat sasaran; karena itu tujuannya adalah membatasi dampak masalah mutu.
16 / 20
Tujuan utama penerapan sistem elektronik transaksional dalam konteks tersebut adalah …
Sistem elektronik transaksional: pengadaan langsung di atas Rp50 juta, penunjukan langsung, tender cepat, dan tender wajib menggunakan aplikasi transaksional. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menggunakan aplikasi pengadaan elektronik dengan fitur transaksional. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah log sistem, dokumen elektronik, dan cap waktu transaksi. Tanpa penerapan yang memadai, audit trail hilang dan proses mudah diubah di luar sistem; karena itu tujuannya adalah meningkatkan transparansi, keamanan, dan keterlacakan proses.
17 / 20
Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip digitalisasi pemasaran harus terintegrasi dengan kesiapan operasi, risiko paling langsung adalah …
Pemasaran digital: digitalisasi pemasaran harus terintegrasi dengan kesiapan operasi. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menata konten, layanan pelanggan, harga, logistik, serta analitik kanal. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah conversion rate, waktu respons, retur, rating, dan biaya akuisisi. Tanpa penerapan yang memadai, promosi menaikkan pesanan tetapi layanan gagal memenuhi; karena itu tujuannya adalah memperluas pasar secara terukur dan berkelanjutan.
18 / 20
Tujuan utama penerapan cut-off akhir tahun dalam konteks tersebut adalah …
Cut-off akhir tahun: cut-off memastikan transaksi dicatat pada periode yang tepat. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mengakui transaksi sesuai kapan hak dan kewajiban timbul serta menerapkan mekanisme akhir tahun yang berlaku. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah BAST bertanggal, bukti pengiriman, dan dokumen kewajiban akhir tahun. Tanpa penerapan yang memadai, realisasi dan kewajiban antarperiode salah saji; karena itu tujuannya adalah menyajikan kinerja dan posisi keuangan secara wajar.
19 / 20
Tujuan utama penerapan umk dan koperasi dalam konteks tersebut adalah …
UMK dan koperasi: strategi pemaketan tidak boleh menghambat persaingan dan partisipasi usaha kecil secara tidak wajar. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menyusun paket secara proporsional dan memberi peluang UMK atau koperasi sesuai ketentuan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah analisis pemaketan, kapasitas pasar, dan data pelaku usaha. Tanpa penerapan yang memadai, pasar terkonsentrasi dan akses usaha kecil tertutup; karena itu tujuannya adalah memperluas partisipasi serta pemerataan manfaat ekonomi.
20 / 20
Tujuan utama penerapan slotting dalam konteks tersebut adalah …
Slotting: slotting mengoptimalkan lokasi untuk produktivitas dan keselamatan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menempatkan item berdasarkan frekuensi gerak, ukuran, berat, dan kompatibilitas. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah data frekuensi picking, dimensi, dan waktu tempuh. Tanpa penerapan yang memadai, waktu picking panjang serta risiko ergonomi meningkat; karena itu tujuannya adalah mengurangi perjalanan dan handling.
Your score is
The average score is 0%
Restart quiz