CPNS-Penyuluh Perindustrian (Sentra IKM & program TKDN)
1 / 20
Keputusan untuk menolak atau mengembalikan bingkisan, melaporkan kejadian, dan mendokumentasikan tindakan terutama mencerminkan prinsip …
Penerimaan hadiah: hadiah yang dapat memengaruhi atau dipersepsikan memengaruhi objektivitas harus ditolak. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menolak atau mengembalikan bingkisan, melaporkan kejadian, dan mendokumentasikan tindakan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah bukti pengiriman, laporan gratifikasi, dan catatan pengembalian. Tanpa penerapan yang memadai, objektivitas auditor diragukan dan muncul kewajiban balas jasa; karena itu tujuannya adalah mencegah pengaruh tidak patut terhadap penilaian.
2 / 20
Seorang penyuluh perindustrian menilai penerapan produktivitas pada kondisi berikut: jumlah tenaga kerja bertambah tetapi output per jam menurun. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Produktivitas: produktivitas menilai efisiensi penggunaan sumber daya, bukan output total saja. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mengukur output terhadap input dan mengidentifikasi bottleneck. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah jam kerja, output baik, downtime, dan waktu siklus. Tanpa penerapan yang memadai, penambahan input dianggap keberhasilan meskipun efisiensi memburuk; karena itu tujuannya adalah meningkatkan hasil dengan sumber daya yang tersedia.
3 / 20
Keputusan untuk menggunakan pengadaan langsung dengan tetap melakukan persiapan, kewajaran harga, dan dokumentasi terutama mencerminkan prinsip …
Pengadaan langsung barang atau jasa lainnya: pengadaan langsung barang atau jasa lainnya dapat digunakan sampai batas nilai paling banyak Rp200 juta. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menggunakan pengadaan langsung dengan tetap melakukan persiapan, kewajaran harga, dan dokumentasi. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah nilai paket, jenis kebutuhan, dan dokumen proses pengadaan langsung. Tanpa penerapan yang memadai, metode tidak sesuai batas nilai atau proses dianggap bebas dari akuntabilitas; karena itu tujuannya adalah menyederhanakan proses untuk paket bernilai kecil secara tertib.
4 / 20
Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip lead time harus mencakup seluruh waktu proses replenishment, risiko paling langsung adalah …
Lead time: lead time harus mencakup seluruh waktu proses replenishment. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mengukur lead time ujung ke ujung dari pemicu kebutuhan sampai barang siap digunakan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah timestamp permintaan, PO, pengiriman, inspeksi, dan put-away. Tanpa penerapan yang memadai, titik pesan terlalu rendah karena waktu pasok diremehkan; karena itu tujuannya adalah membuat perencanaan pemesanan lebih realistis.
5 / 20
Keputusan untuk membandingkan total biaya selama umur ekonomis, bukan harga awal saja terutama mencerminkan prinsip …
Biaya selama umur ekonomis: life-cycle cost menilai harga, operasi, pemeliharaan, umur, dan nilai sisa. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah membandingkan total biaya selama umur ekonomis, bukan harga awal saja. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah data konsumsi energi, biaya pemeliharaan, umur manfaat, dan nilai sisa. Tanpa penerapan yang memadai, barang murah di awal ternyata paling mahal digunakan; karena itu tujuannya adalah memilih alternatif dengan biaya total terbaik.
6 / 20
Rencana penarikan dana sampai triwulan ini Rp12.000.000.000, sedangkan realisasi Rp9.000.000.000. Berapa deviasi realisasi terhadap rencana?
Deviasi = realisasi − rencana = Rp9.000.000.000 − Rp12.000.000.000 = Rp3.000.000.000 di bawah rencana.
7 / 20
Seorang pengelola PBJ menghadapi kondisi berikut: pengadaan perangkat terintegrasi memiliki perbedaan signifikan dalam kinerja, layanan purnajual, dan harga. Tindakan paling tepat adalah …
Sistem nilai: sistem nilai memperhitungkan kualitas teknis dan harga secara terukur. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menggunakan sistem nilai dengan bobot teknis dan harga yang diumumkan sejak awal. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah matriks penilaian, bukti uji teknis, dan perhitungan skor. Tanpa penerapan yang memadai, pemenang dipilih berdasarkan penilaian subjektif yang tidak diumumkan; karena itu tujuannya adalah memilih kombinasi kualitas dan biaya yang paling bernilai.
8 / 20
Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip pengadaan langsung barang atau jasa lainnya dapat digunakan sampai batas nilai paling banyak rp200 juta, risiko paling langsung adalah …
9 / 20
Auditor APIP menguji 80 transaksi dan menemukan 4 penyimpangan. Berapa tingkat penyimpangan sampel?
Tingkat penyimpangan = 4/80 × 100% = 5,00%. Rasio ini perlu dianalisis bersama desain sampel dan sifat penyimpangan sebelum diproyeksikan.
10 / 20
Tujuan utama penerapan penerimaan barang dalam konteks tersebut adalah …
Penerimaan barang: penerimaan harus memverifikasi jumlah, mutu, identitas, dan kondisi sebelum stok diakui tersedia. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menahan penerimaan final, mencatat ketidaksesuaian, dan melakukan pemeriksaan bersama. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah PO, surat jalan, hasil inspeksi, foto, dan berita acara. Tanpa penerapan yang memadai, barang cacat masuk stok baik atau tagihan dibayar penuh; karena itu tujuannya adalah memastikan hanya barang sesuai yang diterima.
11 / 20
Kontrak harga satuan menetapkan harga Rp97.500 per unit dan volume terukur yang diterima 2.400 unit. Berapa nilai pembayaran sebelum komponen lain?
Pembayaran harga satuan = volume aktual × harga satuan = 2.400 × Rp97.500 = Rp234.000.000.
12 / 20
Seorang penyuluh perindustrian merancang pengendalian untuk memastikan penerapan sertifikasi produk. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Sertifikasi produk: sertifikasi memberikan bukti pihak ketiga atas pemenuhan persyaratan. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah memetakan persyaratan, memperbaiki proses, dan menjalani pengujian atau sertifikasi yang relevan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah standar, laporan uji, audit, dan sertifikat. Tanpa penerapan yang memadai, produk ditolak atau konsumen tidak percaya; karena itu tujuannya adalah membuka akses pasar dan menjamin konsistensi.
13 / 20
Dalam ilustrasi biaya yang dinilai, komponen dalam negeri Rp600.000.000, komponen impor Rp300.000.000, dan komponen netral lainnya Rp100.000.000. Dengan penyederhanaan TKDN = komponen dalam negeri/total biaya yang dinilai, berapa nilainya?
Total biaya = 600+300+100 = 1000 juta. TKDN sederhana = 600/1000 × 100% = 60,00%. Penghitungan resmi mengikuti klasifikasi biaya Permenperin yang berlaku.
14 / 20
Keputusan untuk menahan penerimaan final, mencatat ketidaksesuaian, dan melakukan pemeriksaan bersama terutama mencerminkan prinsip …
15 / 20
Seorang analis keuangan APBN merancang pengendalian untuk memastikan penerapan evaluasi kinerja. Langkah verifikasi yang paling tepat ialah …
Evaluasi kinerja: informasi kinerja harus memengaruhi keputusan anggaran berikutnya. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menggunakan hasil evaluasi sebagai dasar melanjutkan, memperbaiki, mengurangi, atau menghentikan pendanaan. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah tren outcome, evaluasi independen, dan analisis biaya per manfaat. Tanpa penerapan yang memadai, anggaran mempertahankan program tidak efektif karena inertia; karena itu tujuannya adalah mengalokasikan sumber daya ke intervensi yang paling memberi hasil.
16 / 20
Apabila penanganan kasus tersebut mengabaikan prinsip segregation of duties mengurangi peluang kesalahan dan kecurangan tanpa deteksi, risiko paling langsung adalah …
Pemisahan fungsi: segregation of duties mengurangi peluang kesalahan dan kecurangan tanpa deteksi. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah memisahkan fungsi otorisasi, penerimaan, pencatatan, dan pembayaran. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah matriks kewenangan, spesimen tanda tangan, dan log persetujuan. Tanpa penerapan yang memadai, transaksi fiktif dapat dibuat dan disembunyikan oleh satu orang; karena itu tujuannya adalah menciptakan checks and balances dalam pelaksanaan anggaran.
17 / 20
Seorang penyuluh perindustrian menghadapi kondisi berikut: pasar sasaran mensyaratkan standar tertentu tetapi IKM hanya mengandalkan klaim internal. Tindakan paling tepat adalah …
18 / 20
Seorang penyuluh perindustrian menilai penerapan keakuratan data tkdn pada kondisi berikut: biaya bahan dibagi secara arbitrer agar persentase lokal meningkat. Bukti atau indikator yang paling kuat ialah …
Keakuratan data TKDN: penghitungan TKDN bergantung pada integritas data biaya dan asal komponen. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menggunakan data biaya yang dapat direkonsiliasi, konsisten, dan didukung dokumen sumber. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah ledger biaya, invoice, BOM, payroll, dan dasar alokasi overhead. Tanpa penerapan yang memadai, hasil penghitungan bias dan gagal verifikasi; karena itu tujuannya adalah menghasilkan nilai yang dapat ditelusuri serta dibandingkan.
19 / 20
Tujuan utama penerapan merek dan posisi pasar dalam konteks tersebut adalah …
Merek dan posisi pasar: branding mengkomunikasikan proposisi nilai, bukan sekadar logo. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah menetapkan strategi merek yang membedakan nilai produk dan konsisten di kanal pasar. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah riset pelanggan, peta pesaing, dan pedoman merek. Tanpa penerapan yang memadai, produk sulit dikenali dan bersaing hanya melalui harga; karena itu tujuannya adalah membangun preferensi serta kepercayaan konsumen.
20 / 20
Seorang auditor APIP menghadapi kondisi berikut: administrator aplikasi dapat mengubah data transaksi sekaligus menghapus log aktivitas. Tindakan paling tepat adalah …
Bukti digital dan log sistem: bukti digital harus dijaga integritas, kelengkapan, dan keterlacakannya. Dalam kondisi ini, langkah yang tepat ialah mengamankan salinan log secara forensik, memeriksa hak akses, dan membandingkan dengan sumber log independen. Dasar verifikasi yang paling relevan adalah hash file, log sistem yang diekspor secara read-only, serta catatan akses administrator. Tanpa penerapan yang memadai, manipulasi tidak dapat dibedakan dari aktivitas normal; karena itu tujuannya adalah menjamin bukti elektronik tetap autentik dan dapat diuji ulang.
Your score is
The average score is 0%
Restart quiz