CPNS-Pengawas Perikanan (Pemberantasan destructive fishing)
1 / 20
Dalam penanganan kasus pembeli menemukan residu pada satu lot tetapi seluruh produk dari wilayah ditolak karena asal tidak dapat dibedakan, Keputusan profesional yang paling tepat untuk dilakukan adalah…
Jawaban tepat adalah menerapkan kode lot, catatan pemasok, tanggal, perlakuan, perpindahan, dan prosedur penarikan terbatas. Ketertelusuran mempersempit ruang lingkup masalah dan mempercepat tindakan koreksi. Pilihan lain mengabaikan prinsip utama atau menimbulkan risiko baru.
2 / 20
Seorang penyuluh kehutanan menghadapi kondisi: penanaman dinyatakan selesai setelah seremoni meskipun gulma dan ternak bebas masuk. Dalam situasi berikut, konsep yang paling tepat dijadikan dasar analisis adalah…
Pemeliharaan tanaman rehabilitasi tepat karena Pemeliharaan mencakup penyiangan selektif, penyulaman, mulsa, perlindungan, pemupukan sesuai kebutuhan, dan pengendalian gangguan. Pada kasus ini, keberhasilan rehabilitasi ditentukan fase setelah tanam, bukan jumlah bibit yang ditanam.
3 / 20
Pada kasus nelayan melaporkan dugaan bom ikan tetapi takut identitasnya diketahui pelaku, tim justru memilih untuk membagikan nama pelapor untuk meminta klarifikasi. Risiko utama yang harus diantisipasi adalah…
Praktik tersebut berisiko menyebabkan pelapor terancam atau sistem dipakai untuk tuduhan palsu. Perlindungan pelapor meningkatkan aliran informasi tanpa menjadikan laporan sebagai bukti tunggal. Karena itu, perbaikan harus berfokus pada perlindungan identitas dan verifikasi independen.
4 / 20
Pada situasi stok cadangan tersedia tetapi sebagian mendekati batas mutu karena rotasi tidak berjalan, tindakan berupa menerapkan perencanaan kebutuhan, standar mutu, first-expired-first-out, audit stok, dan mekanisme penyaluran telah dilaksanakan. Indikator outcome yang paling relevan adalah…
Bukti outcome yang relevan adalah stok terverifikasi, tersebar sesuai risiko, dan dapat disalurkan cepat ketika kriteria terpenuhi. Ukuran tersebut menilai perubahan substantif, bukan sekadar output administratif. Rujukan materi: UU 18/2012.
5 / 20
Kasus warga mengetahui larangan membuang sampah ke sungai tetapi layanan pengumpulan tidak tersedia dibahas menggunakan konsep perubahan perilaku lingkungan. Pernyataan yang paling tepat mengenai konsep tersebut adalah…
Perubahan perilaku memerlukan diagnosis kemampuan, kesempatan, motivasi, norma, hambatan, dan umpan balik, bukan hanya penyampaian informasi. Oleh sebab itu, kesesuaian intervensi dengan hambatan perilaku nyata menjadi unsur penting dan hasilnya perlu dibuktikan melalui perilaku target meningkat dan bertahan setelah kampanye selesai.
6 / 20
Pada situasi hasil tangkapan didominasi ikan di bawah ukuran matang gonad dan spesies non-target, tindakan berupa mengukur komposisi dan ukuran, memeriksa spesifikasi alat serta area, lalu merekomendasikan tindakan kepatuhan dan pengelolaan telah dilaksanakan. Bukti hasil yang paling kuat untuk menyatakan intervensi berhasil adalah…
Bukti outcome yang relevan adalah komposisi ukuran dan bycatch membaik setelah perubahan alat atau area operasi. Ukuran tersebut menilai perubahan substantif, bukan sekadar output administratif.
7 / 20
Kasus kapal membawa alat yang pada prinsipnya diperbolehkan, tetapi diduga dioperasikan di jalur yang tidak sesuai dibahas menggunakan konsep alat penangkapan ikan yang dilarang atau tidak sesuai penempatan. Prinsip yang paling sesuai untuk dijadikan pedoman adalah…
Kepatuhan alat tangkap dinilai dari jenis, spesifikasi, cara operasi, jalur atau zona, target, dan ketentuan yang berlaku. Oleh sebab itu, penggunaan regulasi yang masih berlaku dan data posisi menjadi unsur penting dan hasilnya perlu dibuktikan melalui kesesuaian alat, spesifikasi, lokasi, dan dokumen dapat dijelaskan secara konsisten. Rujukan materi: Permen KKP 36/2023.
8 / 20
Rancangan dinamika kelompok akan diterapkan pada situasi rapat Poktan selalu didominasi ketua dan anggota muda berhenti menyampaikan pendapat. Komponen yang tidak boleh diabaikan dalam rancangan adalah…
Faktor kuncinya adalah keamanan psikologis dalam forum. Tanpa unsur ini, keputusan kelompok bias pada satu tokoh dan tidak dipatuhi anggota.
9 / 20
Dalam penanganan kasus harga eceran beras naik 12 persen, sedangkan harga di tingkat petani hanya naik 2 persen dalam periode yang sama, Keputusan profesional yang paling tepat untuk dilakukan adalah…
Jawaban tepat adalah menganalisis jeda, besaran, dan asimetri perubahan harga dengan data berkala pada setiap tingkat pasar. Perbedaan perubahan tidak dapat disimpulkan tidak adil tanpa melihat waktu, biaya, stok, dan struktur pasar. Pilihan lain mengabaikan prinsip utama atau menimbulkan risiko baru.
10 / 20
Untuk menanggapi kondisi selisih harga gabah petani dan beras eceran besar sehingga masyarakat menilai seluruhnya sebagai keuntungan pedagang melalui margin pemasaran, Tahapan kerja yang paling sistematis adalah…
Urutan yang benar bergerak dari diagnosis menuju desain, pelaksanaan, lalu evaluasi: menyamakan satuan dan mutu → menghitung harga pada setiap tingkat → mengukur biaya serta susut → mengestimasi keuntungan dan efisiensi. Melompati tahap awal dapat membuat tindakan tidak sesuai masalah.
11 / 20
Dalam penanganan kasus harga bawang mulai naik cepat bersamaan dengan laporan gagal panen dan keterlambatan pasokan antardaerah, Keputusan profesional yang paling tepat untuk dilakukan adalah…
Jawaban tepat adalah menggabungkan data frekuensi tinggi, menetapkan ambang, memverifikasi sinyal, dan menyiapkan respons proporsional. Satu indikator dapat menyesatkan; konfirmasi lintas data membedakan sinyal nyata dari fluktuasi normal. Pilihan lain mengabaikan prinsip utama atau menimbulkan risiko baru.
12 / 20
Rancangan programa penyuluhan pertanian akan diterapkan pada situasi daftar kegiatan penyuluhan hanya berisi jadwal tanpa tujuan perubahan perilaku dan indikator. Faktor desain yang paling menentukan keberhasilan adalah…
Faktor kuncinya adalah keterkaitan antara masalah, tujuan, dan indikator. Tanpa unsur ini, kegiatan banyak tetapi perubahan di tingkat petani tidak dapat dibuktikan. Rujukan materi: UU 16/2006.
13 / 20
Pada kasus rehabilitasi mangrove dinilai hanya dari jumlah kayu yang mungkin dipanen, tim justru memilih untuk menjumlahkan semua manfaat tanpa menghindari hitung ganda. Risiko utama yang harus diantisipasi adalah…
Praktik tersebut berisiko menyebabkan keputusan mengorbankan fungsi perlindungan atau sosial demi satu komoditas. Nilai rehabilitasi lebih luas daripada komoditas langsung dan melibatkan banyak penerima manfaat. Karena itu, perbaikan harus berfokus pada pemetaan penerima manfaat dan trade-off.
14 / 20
Pada situasi alat irigasi hemat air menguntungkan tetapi dianggap rumit dan memerlukan investasi awal tinggi, tindakan berupa menyediakan uji coba skala kecil, panduan sederhana, pembiayaan bertahap, dan bukti hasil lokal telah dilaksanakan. Indikator outcome yang paling relevan adalah…
Bukti outcome yang relevan adalah petani memahami manfaat dan mampu mencoba inovasi tanpa menanggung risiko berlebihan. Ukuran tersebut menilai perubahan substantif, bukan sekadar output administratif.
15 / 20
Dalam penanganan kasus pasar tradisional menggunakan peti plastik kuat tetapi banyak dibuang setelah satu kali pengiriman, Intervensi yang paling sesuai dengan prinsip teknis adalah…
Jawaban tepat adalah membangun sistem pengembalian, inspeksi, pembersihan, pencatatan, dan insentif agar peti berputar kembali. Penggunaan kembali memerlukan logistik balik dan standar kebersihan agar benar-benar berkelanjutan. Pilihan lain mengabaikan prinsip utama atau menimbulkan risiko baru.
16 / 20
Seorang pengawas perikanan menghadapi kondisi: kapal berhenti memancarkan posisi selama enam jam di dekat kawasan sensitif lalu kembali pada jalur biasa. Pendekatan utama yang tercermin dalam kasus berikut adalah…
Analisis anomali VMS atau AIS tepat karena Data pemantauan kapal membantu mendeteksi pola seperti mematikan perangkat, gerak tidak wajar, masuk zona terlarang, atau pertemuan antarkapal. Pada kasus ini, kehilangan sinyal adalah indikator risiko, bukan bukti otomatis pelanggaran.
17 / 20
Untuk menanggapi kondisi produksi beras daerah tinggi tetapi pasokan menurun setelah banjir memutus akses dari sentra ke pasar melalui ketersediaan pangan, Tahapan kerja yang paling sistematis adalah…
Urutan yang benar bergerak dari diagnosis menuju desain, pelaksanaan, lalu evaluasi: menghitung kebutuhan konsumsi → mengestimasi produksi dan stok dapat dimanfaatkan → memetakan arus serta gangguan distribusi → menetapkan neraca dan skenario respons. Melompati tahap awal dapat membuat tindakan tidak sesuai masalah. Rujukan materi: UU 18/2012.
18 / 20
Pada kasus penyuluh akan menyusun kegiatan tahunan tetapi data terakhir hanya berasal dari laporan dua tahun lalu, tim justru memilih untuk menetapkan prioritas hanya dari usulan aparat. Mengapa praktik tersebut perlu diperbaiki?…
Praktik tersebut berisiko menyebabkan program tidak relevan dan partisipasi rendah. Program yang dibangun dari data aktual dan persepsi petani lebih tepat sasaran serta memiliki kepemilikan. Karena itu, perbaikan harus berfokus pada keterlibatan kelompok rentan dan petani perempuan. Rujukan materi: UU 16/2006.
19 / 20
Pada situasi RKL-RPL mencantumkan ‘menjaga kualitas air’ tanpa tindakan, parameter, lokasi, atau frekuensi, tindakan berupa merumuskan tindakan spesifik, indikator terukur, ambang, metode, jadwal, tanggung jawab, dan tindakan koreksi telah dilaksanakan. Bukti hasil yang paling kuat untuk menyatakan intervensi berhasil adalah…
Bukti outcome yang relevan adalah hasil pemantauan memicu tindakan koreksi yang telah ditetapkan. Ukuran tersebut menilai perubahan substantif, bukan sekadar output administratif.
20 / 20
Untuk menanggapi kondisi rapat Poktan selalu didominasi ketua dan anggota muda berhenti menyampaikan pendapat melalui dinamika kelompok, Urutan langkah yang paling logis adalah…
Urutan yang benar bergerak dari diagnosis menuju desain, pelaksanaan, lalu evaluasi: mengamati pola interaksi → mengidentifikasi hambatan partisipasi → menerapkan teknik fasilitasi → merefleksikan perubahan bersama anggota. Melompati tahap awal dapat membuat tindakan tidak sesuai masalah.
Your score is
The average score is 0%
Restart quiz