SMA Informatika OSN
1 / 20
Graf tak berarah dengan sisi berbobot: 1-2(7), 1-3(4), 1-4(8), 2-3(1), 2-5(6), 3-4(9), 4-5(5). Berapa total bobot Minimum Spanning Tree (MST)?
Urutkan sisi dari bobot terkecil lalu ambil yang tidak membentuk siklus (Kruskal).
2 / 20
Evaluasi postfix: 7 8 – 4 + 4 *
Hasil 12
3 / 20
Perhatikan kode fungsi rekursif aneh berikut:
function M(n: integer): integer; begin if n > 105 then M := n – 10 else M := M(M(n + 16)); end;
Jika dipanggil perintah M(62), berapakah nilai kembalian (return value) yang dihasilkan?
Fungsi ini terinspirasi dari McCarthy 91 Function yang terkenal di ranah Computer Science teoretis. Fungsi ini melakukan rekursi bersarang (nested recursion). Meskipun tampak infinite, M(n+ 16) secara bertahap akan melebihi 105, sehingga mengeksekusi M(n – 10) lalu mengevaluasi layer fungsi terluarnya. Melalui tracing (atau memoisasi pada otak/kertas), nilai akan stabil (konvergen) pada 100.
4 / 20
Aktivitas (s,f)=[(1, 4), (3, 5), (0, 6), (5, 7), (8, 9)]. Maksimal non-overlapping dengan earliest finish?
Pilih 1-4,5-7,8-9 =>3
5 / 20
Hitung 6^17 mod 1000 dengan fast exponentiation.
hasil 736
6 / 20
function M(n: integer): integer; begin if n > 109 then M := n – 10 else M := M(M(n + 16)); end;
Jika dipanggil perintah M(63), berapakah nilai kembalian (return value) yang dihasilkan?
Fungsi ini terinspirasi dari McCarthy 91 Function yang terkenal di ranah Computer Science teoretis. Fungsi ini melakukan rekursi bersarang (nested recursion). Meskipun tampak infinite, M(n+ 16) secara bertahap akan melebihi 109, sehingga mengeksekusi M(n – 10) lalu mengevaluasi layer fungsi terluarnya. Melalui tracing (atau memoisasi pada otak/kertas), nilai akan stabil (konvergen) pada 101.
7 / 20
Untuk A=0, B=1, C=0, berapa nilai ekspresi boolean (A AND (NOT B)) OR (B XOR C) jika True=1 dan False=0?
Evaluasi NOT, AND, XOR, lalu OR secara berurutan.
8 / 20
Diberikan ekspresi bitwise E = ((8 XOR 22) AND 43) + (55 OR 8). Berapakah nilai E dalam desimal?
Hitung bertahap: 8 XOR 22 = 30, lalu AND 43 = 10. Untuk bagian lain, 55 OR 8 = 63. Jadi hasil akhir = 73.
9 / 20
Di dalam sebuah tumpukan gelap, terdapat 7 jenis simbol kartu yang berbeda. Setiap jenis simbol memiliki tepat 14 buah. Anda harus mengambil kartu satu per satu tanpa melihat. Berapa jumlah pengambilan MINIMAL yang menjamin Anda pasti mendapatkan setidaknya 5 kartu dengan simbol yang SAMA?
Ini adalah aplikasi dari Pigeonhole Principle (Prinsip Sarang Merpati). Skenario terburuk (Worst Case) adalah kita mengambil (target-1) = 4 buah dari setiap jenis tanpa ada yang mencapai target. Jika ada 7 jenis, maka kita mengambil 7 * 4 = 28 barang. Pengambilan 1 barang berikutnya dipastikan akan membuat salah satu jenis mencapai 5. Maka hasilnya 29.
10 / 20
Queue awal kosong. Operasi yang dilakukan: enqueue(18), enqueue(12), enqueue(1), dequeue lalu enqueue kembali elemen terdepan, enqueue(7), dequeue(), enqueue(2), rotasi satu langkah. Berapa elemen yang berada di bagian depan queue?
Queue bersifat FIFO, jadi perhatikan elemen yang masuk/keluar dari sisi depan.
11 / 20
Min-heap dibangun dari penyisipan [23, 19, 26, 8]. Lalu dilakukan extract-min dua kali, kemudian menyisipkan 13 dan 27. Dua nilai yang pertama kali keluar adalah?
Pada min-heap, extract-min selalu mengeluarkan elemen terkecil yang sedang ada.
12 / 20
Graf berbobot 1-2:1, 2-3:2, 3-4:2, 4-5:1. Jarak terpendek simpul 1 ke 5?
Dijkstra = 6
13 / 20
Pada grid 4×4 berikut, ‘.’ berarti sel kosong dan ‘#’ berarti rintangan. Berapa banyak lintasan dari kiri-atas ke kanan-bawah jika hanya boleh bergerak kanan atau bawah? . . . . . . . # . . . . . . . .
Gunakan DP: banyak cara ke suatu sel = dari atas + dari kiri, dengan sel rintangan bernilai 0.
14 / 20
Perhatikan pseudocode: Fibonacci naive Tentukan kompleksitas Big-O.
eksponensial => O(2^n)
15 / 20
Fractional Knapsack kapasitas 50 items (10,60),(20,100),(30,120) nilai max?
Ratio 6,5,4 => 60+100+80=240
16 / 20
Pak Dengklek berada di koordinat pojok kiri atas (0,0) pada sebuah grid berukuran 6 baris dan 6 kolom. Ia ingin menuju pojok kanan bawah (5, 5) dengan aturan hanya boleh bergerak ke KANAN atau ke BAWAH. Namun, terdapat rintangan di koordinat (3, 1) dan (2, 1) yang tidak boleh dilewati. Berapa banyak kemungkinan rute berbeda yang bisa dilewati?
Pencarian rute valid menggunakan Dynamic Programming 2D. Rumus transisinya: DP[i][j] = DP[i-1][j] + DP[i][j-1]. Untuk sel yang berisi rintangan (3, 1) dan (2, 1), nilai DP di-set menjadi 0 (jalan buntu). Menghitung secara iteratif dari (0,0) hingga (5,5) akan menghasilkan jumlah kombinasi rute valid sebanyak 132.
17 / 20
Pada grid 4×4 berikut, ‘.’ berarti sel kosong dan ‘#’ berarti rintangan. Berapa banyak lintasan dari kiri-atas ke kanan-bawah jika hanya boleh bergerak kanan atau bawah? . . # # . . . . . . . # . . . .
18 / 20
Diberikan interval waktu [(3, 8), (1, 5), (5, 9), (6, 7), (8, 10)]. Berapa jumlah maksimum interval yang saling tidak tumpang tindih yang dapat dipilih?
Urutkan berdasarkan waktu selesai, lalu pilih interval yang mulai setelah interval sebelumnya selesai.
19 / 20
Perhatikan potongan pseudocode (Pascal-like) berikut:
total := 0; for i := 1 to 18 do begin for j := i to 18 do begin k := 1; while (k <= j) do begin total := total + 1; k := k + 1; end; end; end; Berapakah nilai akhir dari variabel total setelah seluruh perulangan selesai dieksekusi?
Potongan kode ini adalah simulasi kompleksitas algoritma bersarang (Nested Loops). Loop terluar ‘i’ berjalan dari 1 hingga 18. Loop kedua ‘j’ berjalan dari i hingga 18. Loop terdalam ‘k’ berjalan hingga j dengan peningkatan sebesar 1. Dengan menghitung jumlah iterasi (melalui deret sigma atau eksekusi tracing memori), nilai akhir total adalah 2109.
20 / 20
Untuk A=1, B=1, C=0, berapa nilai ekspresi boolean (A AND (NOT B)) OR (B XOR C) jika True=1 dan False=0?
Your score is
The average score is 20%
Restart quiz